{"id":10087,"date":"2024-04-01T02:29:17","date_gmt":"2024-04-01T02:29:17","guid":{"rendered":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/?p=10087"},"modified":"2024-04-03T01:53:01","modified_gmt":"2024-04-03T01:53:01","slug":"berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/","title":{"rendered":"Berikut 10 Penyebab Mual setelah Makan"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"10087\" class=\"elementor elementor-10087\" data-elementor-settings=\"[]\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-section-wrap\">\n\t\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-1f97 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"1f97\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-3a16\" data-id=\"3a16\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4331 elementor-widget elementor-widget-spacer\" data-id=\"4331\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"spacer.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-spacer\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-spacer-inner\"><\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-1c87 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"1c87\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-54c6\" data-id=\"54c6\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-2584 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"2584\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h1 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Berikut 10 Penyebab Mual setelah Makan<\/h1>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-616d elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"616d\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"800\" src=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Berikut-10-Penyebab-Mual-setelah-Makan-.webp\" class=\"attachment-large size-large\" alt=\"Berikut 10 Penyebab Mual setelah Makan\" srcset=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Berikut-10-Penyebab-Mual-setelah-Makan-.webp 800w, https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Berikut-10-Penyebab-Mual-setelah-Makan--300x300.webp 300w, https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Berikut-10-Penyebab-Mual-setelah-Makan--150x150.webp 150w, https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Berikut-10-Penyebab-Mual-setelah-Makan--768x768.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-61a2 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"61a2\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p><strong>ReliDoc<\/strong> \u2013 Jakarta. Kamu sudah melakukan sarapan atau berbuka puasa ataupun sahur? Tapi tiba-tiba terasa mual? Nah, di artikel ini kita akan membahas penyebab mual setelah makan itu apa saja sih, dan agar kamu tahu tentang apa yang perlu dihindari apabila mual setelah makan. Yuk simak di bawah ini!<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-1e33 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"1e33\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Mual setelah Makan? Ini 10 Penyebab Mual setelah Makan<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-15f0 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"15f0\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Faktanya, mual dan muntah setelah makan sebagian besar tidak berbahaya. Penyebab mual setelah makan yang umum termasuk keracunan makanan, refluks asam, stres, dan kehamilan. Namun, mual setelah makan juga bisa menjadi tanda bahaya jika mual dengan gejala lain, seperti <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/sakit-kepala\/\">sakit kepala<\/a> parah, nyeri dada, atau demam tinggi.<\/p><p>Berikut 10 penyebab mual setelah makan :<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-2769 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"2769\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">1.\tAlergi Makanan<\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-75ee elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"75ee\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Memang, alergi makanan tertentu dapat menyebabkan mual setelah kamu mengonsumsi makanan. Ketika Anda makan-makanan yang memicu alergi Anda, sistem kekebalan Anda melepaskan histamin dan bahan kimia lainnya. Bahan kimia ini menyebabkan gejala alergi seperti gatal, pembengkakan pada mulut dan bibir, serta mual.<\/p><p>Alergi makanan tidak mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, tetapi dapat menyebabkan mual beberapa jam setelah makan. Penyebab umum alergi makanan adalah:<\/p><ul><li>Makanan yang mengandung laktosa, seperti produk susu.<\/li><li>Gluten, yaitu protein yang teksturnya yang kental dan lengket seperti lem, secara alami ditemukan pada biji-bijian seperti gandum, padi-padian dan serelia, gandum hitam (rye), jelai (barley) dan triticale.<\/li><\/ul><p>Alergi makanan terjadi ketika tubuh salah mengidentifikasi protein dalam makanan tertentu sebagai ancaman dan memicu respons sistem kekebalan.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5b660b3 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"5b660b3\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">2.\tKeracunan Makanan<\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-c9eac93 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"c9eac93\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Hal yang terpenting, keracunan makanan timbul karena makanan-makanan yang terkontaminasi bakteri atau zat beracun, menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan. Keracunan makanan terjadi ketika makanan sudah basi dan dapat menyebabkan reaksi fisik.<\/p><p>Hal ini dapat terjadi ketika makanan (seperti daging atau produk susu) ditinggalkan terlalu lama atau ketika makanan salah ditangani atau terkontaminasi oleh orang yang menyiapkannya. Keracunan makanan terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini dapat menyebabkan mual, yang biasanya terjadi 2 hingga 8 jam setelah dikonsumsi. Gejala lain seperti diare, sakit perut, gas, muntah, dan kelemahan juga dapat terjadi.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-7dec715 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"7dec715\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">3.\tTukak Lambung<\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5fc7883 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"5fc7883\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Jika Anda selalu merasa mual setelah makan, bisa jadi karena iritasi akibat tukak lambung.<\/p><p>Tukak lambung adalah peradangan pada lapisan lambung yang menyebabkan rasa sakit, yang terkadang, gangguan pencernaan ini juga bisa terjadi di kerongkongan di sebelah usus kecil atau lambung.<\/p><p>Gejala umum lainnya dari tukak lambung termasuk mual dan kembung setelah makan, sensasi terbakar di perut, dan sakit perut. Keluhan ini sering dianggap sebagai penyakit maag. Peradangan dapat menyebabkan kontraksi perut, yang seiring waktu dapat menyebabkan mual.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-849d944 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"849d944\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">4.\tMakan Terlalu Banyak<\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-0ba0bd6 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"0ba0bd6\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Perutmu hanya bisa menampung beberapa porsi makanan saja.\u00a0 Setelah perut kamu penuh dan makanan masih ada di perut dan kamu terus makan, pasti kamu akan merasa mual.<\/p><p>Makan berlebihan bisa terjadi saat kamu merasa \u201cmakan sambil bosan\u201d atau ngemil dengan jumlah yang banyak. Daripada makan saat lapar, kamu cenderung meraih camilan dan hal-hal lain karena kebiasaan, karena bosan, atau saat melakukan banyak tugas.<\/p><p>Anda dapat menghindari ini dengan mencoba untuk tetap pada rutinitas, kebiasaan hidup sehat, dan menyisihkan waktu untuk makan secara teratur bila memungkinkan.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-bdfe117 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"bdfe117\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">5.\tSindrom Iritasi Usus Besar atau IBS<\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-dd808c2 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"dd808c2\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Jika kamu memiliki sindrom <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/iritasi-usus-besar-atau-irritable-bowel-syndrome-ibs\/\">iritasi usus besar atau <em>Irritable Bowel Syndrome<\/em> (IBS)<\/a>, kamu mungkin mengalami kesulitan memindahkan tinja melalui usus kamu. Mungkin bergerak terlalu cepat atau lambat meskipun usus besar kamu secara struktural normal.<\/p><p>Namun, bila sindrom iritasi usus kamu semakin parah dan kamu memiliki kotoran yang menumpuk di usus besar, mual bisa menjadi lebih buruk karena ketika kotoran tidak turun maka akan naik kembali.<\/p><p>Salah satu cara untuk mengetahui apakah Anda menderita <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/iritasi-usus-besar-atau-irritable-bowel-syndrome-ibs\/\">IBS<\/a> adalah dengan mendiagnosis pada diri sendiri apa yang menyebabkan rasa sakit Anda. Andai telah mencapai dada atau tenggorokan, Anda mungkin mengalami refluks asam. Tetapi jika sakit di bagian perut, mungkin memiliki masalah dengan usus kamu.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-35185a4 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"35185a4\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">6.\tTerkena GERD<\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-e02e01d elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"e02e01d\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Rasa perih di dada atau<em> heartburn <\/em>dapat terjadi setelah makan, terutama sehabis makan-makanan pedas, berminyak, atau berat. <em>Heartburn<\/em> di dada bagian atas dan tenggorokan juga bisa menyebabkan mual.<\/p><p>Sensasi <em>heartburn <\/em>ini timbul karena sejumlah besar <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/asam-lambung-dan-gerd\/\">asam lambung<\/a> yang menumpuk dan menetap di esofagus (tenggorokan). Penyakit <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/asam-lambung-dan-gerd\/\">GERD<\/a> adalah suatu kondisi di mana kerongkongan rusak karena terlalu banyak terpapar <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/asam-lambung-dan-gerd\/\">asam lambung<\/a>, mengakibatkan peradangan kronis.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-83c1696 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"83c1696\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">7.\tKonsumsi Obat-Obatan Tertentu<\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-0d72cb7 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"0d72cb7\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Beberapa obat, seperti obat saraf, obat kejang, obat diabetes, dan obat yang bersifat <em>mood-altering<\/em>, dapat mempengaruhi nafsu makan dan akhirnya menyebabkan mual. \u200b\u200bObat umum lainnya yang menyebabkan mual adalah: Narkotika berbasis opioid dan pereda nyeri lainnya.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-d1c4678 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"d1c4678\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">8.\tKebiasaan yang Tidak Sehat<\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-b65365c elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"b65365c\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Kebiasaan merokok dan minum-minuman beralkohol juga dapat menyebabkan masalah perut dan sering menyebabkan mual. Selain mual, kebiasaan buruk ini juga dapat menyebabkan gejala seperti sakit perut, mulas, muntah dan kehilangan nafsu makan.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-8880a51 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"8880a51\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">9.\tKehamilan<\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-531afc2 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"531afc2\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Perubahan hormon yang terjadi pada ibu hamil dapat menyebabkan mual setiap saat, mual terasa lebih sering terjadi pada pagi hari\u00a0 dan disebut juga dengan <em>morning sickness<\/em>.<\/p><p>Perasaan mual ini bisa terjadi sebelum atau sesudah makan. Mual biasanya dimulai pada bulan kedua kehamilan. Mual selama kehamilan tidak berbahaya bagi janin dan ibu, karena akan hilang pada bulan keempat kehamilan.<\/p><p>Misalnya, hormon kehamilan dapat melonggarkan hubungan antara kerongkongan dan lambung, meningkatkan refluks asam dan menyebabkan sakit perut. Ini juga mempertajam indera penciuman, yang memperburuk mual pada wanita hamil.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-c52c035 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"c52c035\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">10.\tStres dan Masalah Mental<\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-d89f0c2 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"d89f0c2\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Tubuh Anda dapat bereaksi secara fisik terhadap masalah stres dan cemas. Alasan Anda mengalami gejala fisik seperti mual adalah karena respons &#8220;lawan atau lari&#8221; otak muncul, melepaskan banyak senyawa ke dalam aliran darah yang memaksa tubuh untuk merespons.<\/p><p>Senyawa ini masuk ke saluran pencernaan dan mengganggu bakteri di usus atau mikrobiota usus, sehingga mikrobiota usus tidak seimbang dan menyebabkan mual setelah makan.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-58a8265 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"58a8265\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Cara Mencegah Mual setelah Makan<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-7a2cb94 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"7a2cb94\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: 10pt;\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: Roboto; mso-fareast-font-family: Roboto; mso-bidi-font-family: Roboto;\">Berikut adalah beberapa solusi untuk mencegah mual setelah makan:<\/span><\/p><ul><li class=\"MsoNormal\"><!--[endif]--><span lang=\"EN\" style=\"font-family: Roboto; mso-fareast-font-family: Roboto; mso-bidi-font-family: Roboto;\">Minum air mineral<\/span><\/li><li class=\"MsoNormal\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: Roboto; mso-fareast-font-family: Roboto; mso-bidi-font-family: Roboto;\">Makan dengan porsi sedikit.<\/span><\/li><li class=\"MsoNormal\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: Roboto; mso-fareast-font-family: Roboto; mso-bidi-font-family: Roboto;\">Hindari tidur telentang setelah tidur.<\/span><\/li><li class=\"MsoNormal\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: Roboto; mso-fareast-font-family: Roboto; mso-bidi-font-family: Roboto;\">Hindari makanan yang digoreng, berminyak dan manis.<\/span><\/li><li class=\"MsoNormal\"><span style=\"font-family: Roboto; font-size: 11pt;\">Makanlah makanan ringan yang ringan dan terasa lembut seperti roti tawar dan kerupuk.<\/span><\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-6a8f elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"6a8f\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Ada banyak sekali terjadinya mual, dan banyak cara mencegahnya, mulai dari mengubah pola makan. Namun, apabila semua cara yang Anda lakukan tidak berhasil, jangan tunda untuk berkonsultasi kepada dokter untuk mengetahui solusinya.<\/p><p>Bagi peserta Asuransi Reliance, dapat menggunakan Aplikasi <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/relicare\/\"><strong>ReliCare<\/strong><\/a>\u00a0untuk konsultasi dengan dokter perihal keluhan yang dialami. Nikmati fasilitas <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/manfaat-telemedicine-sebagai-layanan-konsultasi-kesehatan\/\">telemedicine<\/a> <strong>\u201c<\/strong><a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/relidoc\/\"><strong>ReliDoc<\/strong><\/a><strong>\u201d<\/strong> 24\/7 secara gratis di aplikasi <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/relicare\/\">ReliCare<\/a>. Yuk langsung download aplikasi <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/relicare\/\">ReliCare<\/a>, kini tersedia di <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.asuransireliance.relihit2021&amp;hl=in&amp;gl=ID\">Google Play<\/a> dan juga <a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/relihit-2\/id1550705507\">App Store<\/a>.<\/p><p><strong>ReliCare<\/strong>\u00a0<em>One stop solution mobile app<\/em>, kemudahan informasi dalam genggaman.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-211c elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"211c\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Sumber Artikel Berikut 10 Penyebab Mual setelah Makan<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5125 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"5125\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Cleveland Clinic. Akses pada 2024. <em>12 Reasons Why You Have Nausea After Eating<\/em><br \/>Mayo Clinic. Akses pada 2024. <em>Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).<\/em><br \/>Mayo Clinic. Akses pada 2024. <em>Viral Gastroenteritis (Stomach Flu).<\/em><br \/>MedicalNewsToday. Akses pada 2024. <em>What to know about nausea after eating<\/em><br \/>Healthline. Akses pada 2024. <em>Acid Reflux and Nausea.<\/em><br \/>Selner, M. Healthline. Akses pada 2024. <em>Food Poisoning.<\/em><br \/>Healthline. Akses pada 2024. <em>What Causes Nausea After Eating?<\/em><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-2fa elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"2fa\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Ditinjau oleh: <strong>dr. Teddy H<\/strong><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-20ab elementor-invisible elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"20ab\" data-element_type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;_animation&quot;:&quot;fadeInUp&quot;}\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p><b>Bagikan Artikel Ini<\/b><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-3308 elementor-grid-mobile-3 elementor-share-buttons-mobile--align-center elementor-share-buttons--view-icon-text elementor-share-buttons--skin-gradient elementor-share-buttons--shape-square elementor-grid-0 elementor-share-buttons--color-official elementor-widget elementor-widget-share-buttons\" data-id=\"3308\" data-element_type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;share_url&quot;:{&quot;url&quot;:&quot;https:\\\/\\\/asuransireliance.com\\\/health\\\/artikel\\\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\\\/&quot;,&quot;is_external&quot;:&quot;&quot;,&quot;nofollow&quot;:&quot;&quot;,&quot;custom_attributes&quot;:&quot;&quot;}}\" data-widget_type=\"share-buttons.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-grid\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-grid-item\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn elementor-share-btn_whatsapp\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__icon\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<i class=\"fab fa-whatsapp\" aria-hidden=\"true\"><\/i>\t\t\t\t\t\t\t\t<span\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tclass=\"elementor-screen-only\">Share on whatsapp<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn__text\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__title\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\tWhatsApp\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-grid-item\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn elementor-share-btn_facebook\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__icon\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<i class=\"fab fa-facebook\" aria-hidden=\"true\"><\/i>\t\t\t\t\t\t\t\t<span\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tclass=\"elementor-screen-only\">Share on facebook<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn__text\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__title\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\tFacebook\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-grid-item\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn elementor-share-btn_linkedin\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__icon\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<i class=\"fab fa-linkedin\" aria-hidden=\"true\"><\/i>\t\t\t\t\t\t\t\t<span\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tclass=\"elementor-screen-only\">Share on linkedin<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn__text\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__title\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\tLinkedIn\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5aa1 elementor-widget elementor-widget-spacer\" data-id=\"5aa1\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"spacer.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-spacer\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-spacer-inner\"><\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut 10 Penyebab Mual setelah Makan ReliDoc \u2013 Jakarta. Kamu sudah melakukan sarapan atau berbuka puasa ataupun sahur? Tapi tiba-tiba terasa mual? Nah, di artikel ini kita akan membahas penyebab mual setelah makan itu apa saja sih, dan agar kamu tahu tentang apa yang perlu dihindari apabila mual setelah makan. Yuk simak di bawah ini! [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":24602,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"elementor_header_footer","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\r\n<title>Berikut 10 Penyebab Mual setelah Makan | ReliDoc<\/title>\r\n<meta name=\"description\" content=\"Setelah makan terasa mual? Berikut 10 penyebab mual setelah makan untuk kamu, yuk simak di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance Indonesia.\" \/>\r\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\r\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/\" \/>\r\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\r\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\r\n<meta property=\"og:title\" content=\"Berikut 10 Penyebab Mual setelah Makan | ReliDoc\" \/>\r\n<meta property=\"og:description\" content=\"Setelah makan terasa mual? Berikut 10 penyebab mual setelah makan untuk kamu, yuk simak di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance Indonesia.\" \/>\r\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/\" \/>\r\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Asuransi Reliance Indonesia\" \/>\r\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/asuransireliance.official\/\" \/>\r\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-01T02:29:17+00:00\" \/>\r\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-04-03T01:53:01+00:00\" \/>\r\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Berikut-10-Penyebab-Mual-setelah-Makan-.webp\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\r\n<meta name=\"author\" content=\"webadmin\" \/>\r\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\r\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"webadmin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\r\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/\"},\"author\":{\"name\":\"webadmin\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/14a1f01566edabb6b536b8f20b187f56\"},\"headline\":\"Berikut 10 Penyebab Mual setelah Makan\",\"datePublished\":\"2024-04-01T02:29:17+00:00\",\"dateModified\":\"2024-04-03T01:53:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/\"},\"wordCount\":1111,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Artikel Kesehatan Reliance\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/\",\"url\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/\",\"name\":\"Berikut 10 Penyebab Mual setelah Makan | ReliDoc\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-04-01T02:29:17+00:00\",\"dateModified\":\"2024-04-03T01:53:01+00:00\",\"description\":\"Setelah makan terasa mual? Berikut 10 penyebab mual setelah makan untuk kamu, yuk simak di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance Indonesia.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berikut 10 Penyebab Mual setelah Makan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#website\",\"url\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/\",\"name\":\"Asuransi Reliance Indonesia\",\"description\":\"Your Reliable Partner\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization\",\"name\":\"Asuransi Reliance Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/logo-asuransi-reliance-indonesia.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/logo-asuransi-reliance-indonesia.svg\",\"width\":601,\"height\":222,\"caption\":\"Asuransi Reliance Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/asuransireliance.official\/\",\"http:\/\/www.instagram.com\/asuransireliance\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/pt-asuransi-reliance-indonesia-official\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/AsuransiRelianceIndonesia\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/14a1f01566edabb6b536b8f20b187f56\",\"name\":\"webadmin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddc41e4e4d1ea6018a3d25be511f2205?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddc41e4e4d1ea6018a3d25be511f2205?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"webadmin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\"]}]}<\/script>\r\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Berikut 10 Penyebab Mual setelah Makan | ReliDoc","description":"Setelah makan terasa mual? Berikut 10 penyebab mual setelah makan untuk kamu, yuk simak di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance Indonesia.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Berikut 10 Penyebab Mual setelah Makan | ReliDoc","og_description":"Setelah makan terasa mual? Berikut 10 penyebab mual setelah makan untuk kamu, yuk simak di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance Indonesia.","og_url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/","og_site_name":"Asuransi Reliance Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/asuransireliance.official\/","article_published_time":"2024-04-01T02:29:17+00:00","article_modified_time":"2024-04-03T01:53:01+00:00","og_image":[{"width":800,"height":800,"url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Berikut-10-Penyebab-Mual-setelah-Makan-.webp","type":"image\/webp"}],"author":"webadmin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"webadmin","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/"},"author":{"name":"webadmin","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/14a1f01566edabb6b536b8f20b187f56"},"headline":"Berikut 10 Penyebab Mual setelah Makan","datePublished":"2024-04-01T02:29:17+00:00","dateModified":"2024-04-03T01:53:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/"},"wordCount":1111,"publisher":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization"},"articleSection":["Artikel Kesehatan Reliance"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/","url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/","name":"Berikut 10 Penyebab Mual setelah Makan | ReliDoc","isPartOf":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#website"},"datePublished":"2024-04-01T02:29:17+00:00","dateModified":"2024-04-03T01:53:01+00:00","description":"Setelah makan terasa mual? Berikut 10 penyebab mual setelah makan untuk kamu, yuk simak di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance Indonesia.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/berikut-10-penyebab-mual-setelah-makan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berikut 10 Penyebab Mual setelah Makan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#website","url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/","name":"Asuransi Reliance Indonesia","description":"Your Reliable Partner","publisher":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization","name":"Asuransi Reliance Indonesia","url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/logo-asuransi-reliance-indonesia.svg","contentUrl":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/logo-asuransi-reliance-indonesia.svg","width":601,"height":222,"caption":"Asuransi Reliance Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/asuransireliance.official\/","http:\/\/www.instagram.com\/asuransireliance","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/pt-asuransi-reliance-indonesia-official\/","https:\/\/www.youtube.com\/AsuransiRelianceIndonesia"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/14a1f01566edabb6b536b8f20b187f56","name":"webadmin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddc41e4e4d1ea6018a3d25be511f2205?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddc41e4e4d1ea6018a3d25be511f2205?s=96&d=mm&r=g","caption":"webadmin"},"sameAs":["https:\/\/asuransireliance.com\/health"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10087"}],"collection":[{"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10087"}],"version-history":[{"count":37,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10087\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24642,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10087\/revisions\/24642"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24602"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10087"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10087"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10087"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}