{"id":11854,"date":"2023-01-18T03:08:59","date_gmt":"2023-01-18T03:08:59","guid":{"rendered":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/?p=11854"},"modified":"2023-02-02T06:09:36","modified_gmt":"2023-02-02T06:09:36","slug":"diabetes","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/","title":{"rendered":"Diabetes"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"11854\" class=\"elementor elementor-11854\" data-elementor-settings=\"[]\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-section-wrap\">\n\t\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-57d2 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"57d2\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-125d\" data-id=\"125d\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4434 elementor-widget elementor-widget-spacer\" data-id=\"4434\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"spacer.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-spacer\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-spacer-inner\"><\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-5982 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"5982\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-4ccd\" data-id=\"4ccd\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-10a3 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"10a3\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h1 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Diabetes<\/h1>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-6fa0 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"6fa0\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"800\" src=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Diabetes.webp\" class=\"attachment-large size-large\" alt=\"Diabetes\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-7759 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"7759\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p><strong>ReliDoc<\/strong> \u2013 Jakarta. Umumnya, diabetes kerap terjadi pada kamu yang tidak menjaga berat badan, sehingga kamu perlu mengecek gula darah kamu loh. Yuk simak artikel berikut untuk penjelasan lengkap tentang diabetes!<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-1f1e elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"1f1e\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Apa itu Diabetes?<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-13ff elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"13ff\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Diabetes adalah penyakit kronis yang memengaruhi cara tubuh memproses gula darah, atau glukosa. Sementara, glukosa merupakan sumber energi yang penting bagi sel-sel tubuh dari makanan yang kita makan. Namun, glukosa harus terangkut dari aliran darah ke dalam sel agar tubuh dapat menggunakan glukosa. Selanjutnya pengaturan proses ini oleh hormon dengan nama insulin, yang terproduksi oleh pankreas.<\/p><p>Berikut, ada dua jenis utama diabetes, yaitu tipe 1 dan tipe 2. Ringkasnya, pada tipe 1, tubuh tidak memproduksi insulin apapun, sedangkan pada tipe 2, tubuh tidak menggunakan insulin dengan baik. Serta, ini terkenal sebagai resistensi insulin.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-0c14222 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"0c14222\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Tipe-Tipe Diabetes<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-65cc elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"65cc\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">1.\tDiabetes Tipe 1<\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-3015 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"3015\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Faktanya, Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun yang mana sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan sel-sel di pankreas yang memproduksi insulin. Akibatnya, tubuh tidak mampu memproduksi insulin, dan penderita penyakit tipe 1 ini harus melakukan suntikan insulin atau menggunakan pompa insulin untuk mengontrol kadar gula darahnya.<\/p><p>Umumnya, penyakit tipe 1 ini terdiagnosis pada anak-anak dan dewasa muda, dan tidak dapat kita cegah. Faktanya, hal ini tidak timbul karena faktor gaya hidup dan tidak berhubungan dengan pola makan atau berat badan.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-d8f2f60 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"d8f2f60\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">2.\tDiabetes Tipe 2<\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-2573942 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"2573942\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Sementara, Diabetes tipe 2 adalah bentuk penyakit gula darah yang paling umum, dan dengan tanda ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan insulin secara efektif, suatu kondisi yang terkenal sebagai resistensi insulin. Oleh karena itu, hal ini dapat menyebabkan kadar glukosa yang tinggi menumpuk di aliran darah, yang menyebabkan peningkatan risiko komplikasi seperti penyakit jantung, kerusakan saraf, kebutaan, dan kerusakan ginjal.<\/p><p>Umumnya, penyakit tipe 2 ini biasanya terdiagnosis pada orang dewasa, tetapi semakin sering terdiagnosis pada anak-anak dan remaja. Alhasil, ini sering terkaitkan dengan kelebihan berat badan atau obesitas dan dapat kita cegah atau tunda melalui perubahan gaya hidup seperti menjaga berat badan yang sehat, makan makanan yang seimbang, dan berolahraga secara teratur.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5c7d913 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"5c7d913\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">3.\tDiabetes Gestasional<\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-89c6668 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"89c6668\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Selanjutnya, slain kedua jenis di atas, ada salah satu bentuk penyakit gula darah yang biasa terjadi pada ibu hamil yaitu diabetes gestasional. Faktanya, penyakit jenis ini timbul oleh perubahan hormonal selama kehamilan, namun gula darah pasien biasanya kembali normal setelah melahirkan.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-7d56688 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"7d56688\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-1ecccd3 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"1ecccd3\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Berikut beberapa perbedaan antara penyakit gula darah tipe 1 dan tipe 2 meliputi:<\/p><ul><li><strong>Usia<\/strong>: Untuk tipe 1 biasanya terdiagnosis pada anak-anak dan dewasa muda, sedangkan tipe 2 biasanya terdiagnosis pada orang dewasa. Namun, untuk tipe 2 juga terjadi peningkatan pada anak-anak dan remaja.<\/li><li><strong>Penyebab<\/strong>: Untuk tipe 1 merupakan penyakit autoimun, sedangkan tipe 2 sering terkait dengan faktor gaya hidup seperti kelebihan berat badan atau obesitas.<\/li><li><strong>Pengobatan<\/strong>: Orang dengan penyakit tipe 1 itu harus melakukan suntikan insulin atau menggunakan pompa insulin untuk mengontrol kadar gula darahnya, sedangkan penderita penyakit tipe 2 mungkin dapat mengelola kadar gula darahnya melalui perubahan gaya hidup sendiri atau kombinasikan dengan obat-obatan.<\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-14929b1 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"14929b1\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Faktor Risiko<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-e9afbe7 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"e9afbe7\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Setidaknya, seseorang memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 1 jika memiliki faktor risiko berikut:<\/p><ul><li>4-7 tahun atau 10-14 tahun<\/li><li>Riwayat keluarga penyakit gula darah tipe 1<\/li><li>Menderita penyakit yang timbul oleh infeksi virus<\/li><li>Memiliki penyakit autoimun seperti penyakit Graves, penyakit Hashimoto, dan penyakit Addison<\/li><li>Kerusakan pankreas akibat infeksi, tumor, cedera, kecelakaan, atau efek samping setelah operasi besar<\/li><\/ul><p>Sementara itu, diabetes tipe 2 memiliki risiko lebih tinggi pada seseorang yang memiliki faktor-faktor berikut:<\/p><ul><li>Lebih dari 45 tahun<\/li><li>Memiliki riwayat keluarga penyakit gula darah tipe 2<\/li><li>Jarang melakukan aktivitas fisik atau olahraga<\/li><li>Kelebihan berat badan atau obesitas<\/li><li>Menderita prediabetes<\/li><li>Memiliki kolesterol tinggi<\/li><li>Menderita tekanan darah tinggi (hipertensi)<\/li><\/ul><p>Di samping itu, pada ibu hamil dengan diabetes gestasional dapat lebih mudah terkena penyakit gula darah tipe 2. Selain itu, wanita dengan riwayat penyakit <em>polycystic ovarian syndrome<\/em> (PCOS) juga lebih rentan terkena penyakit gula darah tipe 2.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-e0176a3 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"e0176a3\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Gejala<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-b35f650 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"b35f650\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Berikut ini beberapa gejala umum pada penyakit gula darah tipe 1 dan tipe 2:<\/p><ul><li>Meningkatnya rasa haus<\/li><li>Sering buang air kecil<\/li><li>Mulut kering<\/li><li>Kulit kering dan gatal<\/li><li>Kelelahan<\/li><li>Penglihatan kabur<\/li><li>Mati rasa atau kesemutan pada tangan dan kaki<\/li><li>Lambat penyembuhan luka dan luka<\/li><li>Infeksi jamur (pada wanita)<\/li><li>Kulit yang menghitam (pada lipatan atau lipatan tubuh, seperti ketiak dan leher)<\/li><\/ul><p>Hal yang terpenting bahwa beberapa orang dengan penyakit gula darah tipe 2 mungkin tidak mengalami gejala sama sekali, atau gejalanya mungkin sangat ringan sehingga tidak kita perhatikan. Oleh sebab itu, mengapa penting bagi individu untuk berbicara dengan penyedia layanan kesehatan tentang tes diabetes, terutama jika mereka memiliki faktor risiko penyakit tersebut.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-1bb4296 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"1bb4296\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Diagnosis Diabetes<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-901fd12 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"901fd12\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Berikut adalah beberapa tes umum untuk mendiagnosis penyakit gula darah:<\/p><ul><li><strong>Tes gula darah puasa<\/strong>: Tes ini mengukur kadar glukosa dalam darah setelah seseorang tidak makan selama minimal 8 jam. Kadar gula darah puasa yang normal adalah kurang dari 100 mg\/dL. Kadar gula darah puasa 100-125 mg\/dL sebagai pradiabetes, dan kadar 126 mg\/dL atau lebih sebagai diabetes.<\/li><li><strong>Tes toleransi glukosa oral<\/strong>: Tes ini mengukur kemampuan tubuh untuk menggunakan glukosa. Individu tersebut akan meminum larutan gula, dan kadar gula darahnya akan terukur pada interval tertentu selama 2 jam. Hasil tes toleransi glukosa oral normal kurang dari 140 mg\/dL. Hasil 140-199 mg\/dL sebagai pradiabetes, dan hasil 200 mg\/dL atau lebih sebagai diabetes.<\/li><li><strong>Tes hemoglobin A1C<\/strong>: Tes ini mengukur kadar gula darah rata-rata selama 2-3 bulan terakhir. Tingkat A1C 6,5% atau lebih tinggi dianggap sebagai diabetes.<\/li><li><strong>Tes gula darah acak<\/strong>: Tes ini mengukur kadar gula darah pada waktu tertentu, terlepas dari kapan terakhir kali individu tersebut makan. Kadar gula darah 200 mg\/dL atau lebih dianggap sebagai diabetes.<\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-218a4e2 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"218a4e2\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Pencegahan Diabetes<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-a8c0274 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"a8c0274\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah atau menunda timbulnya diabetes:<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-f39e0f1 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"f39e0f1\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">1.\tPertahankan Berat Badan yang Sehat <\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-12b8989 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"12b8989\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Faktanya, kelebihan berat badan atau obesitas merupakan faktor risiko utama penyakit gula darah tipe 2. Oleh karena hal itu, menurunkan berat badan melalui diet dan olahraga dapat membantu menurunkan risiko terkena penyakit.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4de1ed3 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"4de1ed3\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">2.\tMakan Makanan yang Sehat <\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-fd41b05 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"fd41b05\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Begitu pula, konsumsi makanan yang kaya akan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak dapat membantu menurunkan risiko penyakit gula darah. Walaupun begitu, menghindari minuman dan makanan manis serta membatasi asupan lemak jenuh dan trans juga bisa bermanfaat.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-27c3f8f elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"27c3f8f\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">3.\tLakukan Aktivitas Fisik secara Teratur <\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-0c6ea41 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"0c6ea41\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Lebih dari pada itu, melakukan aktivitas fisik secara teratur, seperti jalan cepat atau bersepeda, dapat membantu menurunkan risiko terkena penyakit gula darah. Sampai saat ini, saran bagi orang dewasa untuk melakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang atau 75 menit aktivitas aerobik intensitas tinggi per minggu.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-36db0ce elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"36db0ce\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">4.\tBerhenti Merokok <\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-ee1e85c elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"ee1e85c\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Memang merokok dapat meningkatkan risiko penyakit gula darah dan dapat memperburuk komplikasi penyakit. Ringkasnya, berhenti merokok dapat menurunkan risiko terkena penyakit gula darah dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-65633b8 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"65633b8\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">5.\tBatasi Konsumsi Alkohol <\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-a9daca8 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"a9daca8\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Tentu saja konsumsi alkohol berlebih dapat meningkatkan risiko penyakit gula darah. Maka membatasi asupan alkohol menjadi satu gelas per hari untuk wanita dan dua gelas per hari untuk pria dapat menurunkan risiko terkena penyakit ini.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-19b6bab elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"19b6bab\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">6.\tLakukan Pemeriksaan Medis secara Teratur <\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-54f595a elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"54f595a\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Hal yang utama bagi individu untuk mengetahui risiko penyakit gula darah mereka dan berbicara dengan penyedia layanan kesehatan tentang cara mencegah atau mengelola penyakit ini. Pastinya, pemeriksaan kesehatan rutin dapat membantu mengidentifikasi faktor risiko potensial dan memungkinkan intervensi dini.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-f00d8c7 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"f00d8c7\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Cara Pengobatan Diabetes<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-b0d8570 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"b0d8570\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Berikut adalah beberapa cara untuk mengobati penyakit gula darah:<\/p><ul><li><strong>Perubahan gaya hidup<\/strong>: Pendek kata, membuat perubahan gaya hidup sehat, seperti makan makanan sehat, melakukan aktivitas fisik secara teratur, dan berhenti merokok, dapat membantu mengelola penyakit gula darah dan mencegah komplikasi.<\/li><li><strong>Obat<\/strong>: Orang dengan penyakit gula darah tipe 1 biasanya perlu suntikan insulin atau menggunakan pompa insulin untuk mengontrol kadar gula darahnya. Sementara, orang dengan penyakit gula darah tipe 2 mungkin perlu minum obat untuk membantu mengontrol kadar gula darahnya.<\/li><li><strong>Pemantauan gula darah<\/strong>: Pemantauan kadar gula darah secara teratur dapat membantu penderita penyakit gula darah untuk menentukan seberapa baik rencana perawatan mereka bekerja dan membuat penyesuaian sesuai kebutuhan.<\/li><li><strong>Terapi insulin<\/strong>: Sepertinya terapi insulin perlu untuk orang dengan penyakit gula darah tipe 1 atau beberapa orang dengan penyakit gula darah tipe 2. Selain itu, pemberian insulin dapat melalui suntikan atau pompa insulin.<\/li><li><strong>Pemantauan glukosa berkelanjutan<\/strong>: Ini melibatkan pemakaian perangkat kecil yang secara terus menerus mengukur kadar gula darah sepanjang siang dan malam. Bahkan ini dapat membantu penderita penyakit gula darah untuk membuat penyesuaian pada rencana perawatan mereka untuk mengelola kadar gula darah mereka dengan lebih baik.<\/li><li><strong>Operasi bariatrik<\/strong>: Dalam beberapa kasus, operasi bariatrik dapat menjadi pilihan bagi penderita diabetes tipe 2 yang kelebihan berat badan atau obesitas dan belum dapat mengontrol kadar gula darahnya melalui cara lain.<\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-c233538 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"c233538\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Komplikasi<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-00345f3 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"00345f3\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Berikut adalah beberapa komplikasi kesehatan yang dapat terjadi akibat penyakit gula darah:<\/p><ul><li><strong>Penyakit jantung<\/strong>: Penyakit gula darah meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, dan masalah lain pada pembuluh darah.<\/li><li><strong>Kerusakan saraf<\/strong>: Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak saraf, menyebabkan gejala seperti kesemutan, mati rasa, dan nyeri pada tangan dan kaki. Dalam kasus yang parah, kerusakan saraf dapat menyebabkan amputasi.<\/li><li><strong>Kerusakan ginjal<\/strong>: Penyakit gula darah dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal, menyebabkan gagal ginjal dan kebutuhan akan dialisis atau transplantasi ginjal.<\/li><li><strong>Kerusakan mata<\/strong>: Penyakit gula darah dapat menyebabkan masalah penglihatan, termasuk katarak dan glaukoma, bahkan dapat menyebabkan kebutaan.<\/li><li><strong>Masalah gigi<\/strong>: Penderita diabetes lebih rentan terhadap penyakit gusi dan kehilangan gigi.<\/li><li><strong>Masalah kulit<\/strong>: Diabetes dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, termasuk infeksi, kulit kering, dan kondisi dengan nama dermopati diabetik (bercak kulit yang gelap dan bersisik).<\/li><li><strong>Gangguan pendengaran<\/strong>: Penderita penyakit gula darah lebih mungkin mengalami gangguan pendengaran.<\/li><li><strong>Masalah kesehatan mental<\/strong>: Diabetes dapat meningkatkan risiko depresi dan masalah kesehatan mental lainnya.<\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-f2a elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"f2a\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Hal terpenting bahwa komplikasi ini dapat kita cegah atau tunda melalui penanganan diabetes yang tepat, termasuk menjaga kontrol gula darah yang baik, melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur, dan mengikuti gaya hidup sehat.\u00a0Maka kamu harus menjaga kesehatanmu, apabila mendapatkan gejala-gejala seperti yang di atas, kamu bisa menghubungi dan konsultasikan ke dokter kamu ya.<\/p><p>Bagi peserta Asuransi Reliance, dapat menggunakan Aplikasi <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/relidoc\/\"><strong>ReliDoc<\/strong><\/a> untuk konsultasi dengan dokter perihal keluhan yang dialami. Nikmati fasilitas <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/manfaat-telemedicine-sebagai-layanan-konsultasi-kesehatan\/\">telemedicine<\/a> <strong>\u201c<\/strong><a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/chatdokter\/\"><strong>Chat Dokter<\/strong><\/a><strong>\u201d<\/strong> 24\/7 secara gratis di aplikasi <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/relidoc\/\">ReliDoc<\/a>. Yuk langsung download aplikasi <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/relidoc\/\">ReliDoc<\/a>, kini tersedia di <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.asuransireliance.relihit2021&amp;hl=in&amp;gl=ID\">Google Play<\/a> dan juga <a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/relihit-2\/id1550705507\">App Store<\/a>.<\/p><p><strong>ReliDoc<\/strong> <em>One stop solution mobile app<\/em>, kemudahan informasi dalam genggaman.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-711b elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"711b\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Sumber Artikel<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-12b8 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"12b8\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Cleveland Clinic. Akses pada 2023. <em>Diabetes: An Overview.<\/em><br \/>Mayo Clinic. Akses pada 2023. <em>Diseases &amp; Conditions. Diabetes.<\/em><br \/>Healthline. Akses pada 2023. <em>All About Estimated Average Glucose.<\/em><br \/>Healthline. Akses pada 2023. <em>Everything You Need to Know About Diabetes<\/em>.<br \/>Verywell Health. Akses pada 2023. <em>What is Diabetes Mellitus?<\/em><br \/>WebMD. Akses pada 2023. <em>Artificial Sweeteners and Diabetes.<\/em><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-3891 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"3891\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Ditinjau oleh: <strong>dr. Teddy H<\/strong><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-73f6 elementor-invisible elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"73f6\" data-element_type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;_animation&quot;:&quot;fadeInUp&quot;}\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p><b>Bagikan Artikel Ini<\/b><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-3f7 elementor-grid-mobile-3 elementor-share-buttons-mobile--align-center elementor-share-buttons--view-icon-text elementor-share-buttons--skin-gradient elementor-share-buttons--shape-square elementor-grid-0 elementor-share-buttons--color-official elementor-widget elementor-widget-share-buttons\" data-id=\"3f7\" data-element_type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;share_url&quot;:{&quot;url&quot;:&quot;https:\\\/\\\/asuransireliance.com\\\/health\\\/artikel\\\/diabetes\\\/&quot;,&quot;is_external&quot;:&quot;&quot;,&quot;nofollow&quot;:&quot;&quot;,&quot;custom_attributes&quot;:&quot;&quot;}}\" data-widget_type=\"share-buttons.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-grid\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-grid-item\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn elementor-share-btn_whatsapp\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__icon\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<i class=\"fab fa-whatsapp\" aria-hidden=\"true\"><\/i>\t\t\t\t\t\t\t\t<span\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tclass=\"elementor-screen-only\">Share on whatsapp<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn__text\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__title\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\tWhatsApp\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-grid-item\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn elementor-share-btn_facebook\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__icon\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<i class=\"fab fa-facebook\" aria-hidden=\"true\"><\/i>\t\t\t\t\t\t\t\t<span\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tclass=\"elementor-screen-only\">Share on facebook<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn__text\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__title\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\tFacebook\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-grid-item\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn elementor-share-btn_linkedin\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__icon\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<i class=\"fab fa-linkedin\" aria-hidden=\"true\"><\/i>\t\t\t\t\t\t\t\t<span\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tclass=\"elementor-screen-only\">Share on linkedin<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn__text\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__title\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\tLinkedIn\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-2264 elementor-widget elementor-widget-spacer\" data-id=\"2264\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"spacer.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-spacer\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-spacer-inner\"><\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diabetes ReliDoc \u2013 Jakarta. Umumnya, diabetes kerap terjadi pada kamu yang tidak menjaga berat badan, sehingga kamu perlu mengecek gula darah kamu loh. Yuk simak artikel berikut untuk penjelasan lengkap tentang diabetes! Apa itu Diabetes? Diabetes adalah penyakit kronis yang memengaruhi cara tubuh memproses gula darah, atau glukosa. Sementara, glukosa merupakan sumber energi yang penting [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11855,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"elementor_header_footer","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\r\n<title>Diabetes | ReliDoc - Asuransi Reliance Indonesia<\/title>\r\n<meta name=\"description\" content=\"Diabetes kerap terjadi bagi yang tidak menjaga berat badan. Yuk simak penjelasan lengkap diabetes di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance.\" \/>\r\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\r\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/\" \/>\r\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\r\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\r\n<meta property=\"og:title\" content=\"Diabetes | ReliDoc - Asuransi Reliance Indonesia\" \/>\r\n<meta property=\"og:description\" content=\"Diabetes kerap terjadi bagi yang tidak menjaga berat badan. Yuk simak penjelasan lengkap diabetes di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance.\" \/>\r\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/\" \/>\r\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Asuransi Reliance Indonesia\" \/>\r\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/asuransireliance.official\/\" \/>\r\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-18T03:08:59+00:00\" \/>\r\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-02-02T06:09:36+00:00\" \/>\r\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Diabetes.webp\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\r\n<meta name=\"author\" content=\"webadmin\" \/>\r\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\r\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"webadmin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\r\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/\"},\"author\":{\"name\":\"webadmin\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/14a1f01566edabb6b536b8f20b187f56\"},\"headline\":\"Diabetes\",\"datePublished\":\"2023-01-18T03:08:59+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-02T06:09:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/\"},\"wordCount\":1666,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Artikel Kesehatan Reliance\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/\",\"url\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/\",\"name\":\"Diabetes | ReliDoc - Asuransi Reliance Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-01-18T03:08:59+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-02T06:09:36+00:00\",\"description\":\"Diabetes kerap terjadi bagi yang tidak menjaga berat badan. Yuk simak penjelasan lengkap diabetes di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Diabetes\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#website\",\"url\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/\",\"name\":\"Asuransi Reliance Indonesia\",\"description\":\"Your Reliable Partner\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization\",\"name\":\"Asuransi Reliance Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/logo-asuransi-reliance-indonesia.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/logo-asuransi-reliance-indonesia.svg\",\"width\":601,\"height\":222,\"caption\":\"Asuransi Reliance Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/asuransireliance.official\/\",\"http:\/\/www.instagram.com\/asuransireliance\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/pt-asuransi-reliance-indonesia-official\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/AsuransiRelianceIndonesia\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/14a1f01566edabb6b536b8f20b187f56\",\"name\":\"webadmin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddc41e4e4d1ea6018a3d25be511f2205?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddc41e4e4d1ea6018a3d25be511f2205?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"webadmin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\"]}]}<\/script>\r\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Diabetes | ReliDoc - Asuransi Reliance Indonesia","description":"Diabetes kerap terjadi bagi yang tidak menjaga berat badan. Yuk simak penjelasan lengkap diabetes di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Diabetes | ReliDoc - Asuransi Reliance Indonesia","og_description":"Diabetes kerap terjadi bagi yang tidak menjaga berat badan. Yuk simak penjelasan lengkap diabetes di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance.","og_url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/","og_site_name":"Asuransi Reliance Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/asuransireliance.official\/","article_published_time":"2023-01-18T03:08:59+00:00","article_modified_time":"2023-02-02T06:09:36+00:00","og_image":[{"width":800,"height":800,"url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Diabetes.webp","type":"image\/webp"}],"author":"webadmin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"webadmin","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/"},"author":{"name":"webadmin","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/14a1f01566edabb6b536b8f20b187f56"},"headline":"Diabetes","datePublished":"2023-01-18T03:08:59+00:00","dateModified":"2023-02-02T06:09:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/"},"wordCount":1666,"publisher":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization"},"articleSection":["Artikel Kesehatan Reliance"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/","url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/","name":"Diabetes | ReliDoc - Asuransi Reliance Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#website"},"datePublished":"2023-01-18T03:08:59+00:00","dateModified":"2023-02-02T06:09:36+00:00","description":"Diabetes kerap terjadi bagi yang tidak menjaga berat badan. Yuk simak penjelasan lengkap diabetes di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/diabetes\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Diabetes"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#website","url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/","name":"Asuransi Reliance Indonesia","description":"Your Reliable Partner","publisher":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization","name":"Asuransi Reliance Indonesia","url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/logo-asuransi-reliance-indonesia.svg","contentUrl":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/logo-asuransi-reliance-indonesia.svg","width":601,"height":222,"caption":"Asuransi Reliance Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/asuransireliance.official\/","http:\/\/www.instagram.com\/asuransireliance","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/pt-asuransi-reliance-indonesia-official\/","https:\/\/www.youtube.com\/AsuransiRelianceIndonesia"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/14a1f01566edabb6b536b8f20b187f56","name":"webadmin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddc41e4e4d1ea6018a3d25be511f2205?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddc41e4e4d1ea6018a3d25be511f2205?s=96&d=mm&r=g","caption":"webadmin"},"sameAs":["https:\/\/asuransireliance.com\/health"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11854"}],"collection":[{"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11854"}],"version-history":[{"count":123,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11854\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12496,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11854\/revisions\/12496"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11855"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11854"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11854"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11854"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}