{"id":12497,"date":"2023-02-02T06:59:26","date_gmt":"2023-02-02T06:59:26","guid":{"rendered":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/?p=12497"},"modified":"2023-02-06T02:44:59","modified_gmt":"2023-02-06T02:44:59","slug":"mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/","title":{"rendered":"Mengenal Anxiety Disorder yang Sering Kambuh"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"12497\" class=\"elementor elementor-12497\" data-elementor-settings=\"[]\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-section-wrap\">\n\t\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-2623a90a elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"2623a90a\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-524d1bc9\" data-id=\"524d1bc9\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-111a05fc elementor-widget elementor-widget-spacer\" data-id=\"111a05fc\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"spacer.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-spacer\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-spacer-inner\"><\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-1f65dc52 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"1f65dc52\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-9bf65b0\" data-id=\"9bf65b0\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-b23d37a elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"b23d37a\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h1 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Mengenal <i>Anxiety Disorder<\/i> yang Sering Kambuh<\/h1>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-504c2cd4 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"504c2cd4\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"800\" src=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Mengenal-Anxiety-Disorder-yang-Sering-Kambuh.webp\" class=\"attachment-large size-large\" alt=\"Mengenal Anxiety Disorder yang Sering Kambuh\" srcset=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Mengenal-Anxiety-Disorder-yang-Sering-Kambuh.webp 800w, https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Mengenal-Anxiety-Disorder-yang-Sering-Kambuh-300x300.webp 300w, https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Mengenal-Anxiety-Disorder-yang-Sering-Kambuh-150x150.webp 150w, https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Mengenal-Anxiety-Disorder-yang-Sering-Kambuh-768x768.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4bb8c992 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"4bb8c992\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p><strong>ReliDoc<\/strong> \u2013 Jakarta.\u00a0Kecemasan menjadi hal yang sering kita jumpai, sebelum kita ingin presentasi, interview pekerjaan, hingga hal-hal kecil seperti bertemu orang baru. Kenapa sih rasa cemas sering terjadi? Yuk simak selengkapnya mengenai <em>anxiety disorder<\/em> yang sering kambuh di bawah ini!<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-36f493d1 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"36f493d1\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\"><i>Anxiety Disorder<\/i> yang Sering Terjadi<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4c449561 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"4c449561\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p><em>Anxiety Disorder<\/em> atau gangguan kecemasan adalah kondisi kesehatan mental umum yang ditandai dengan perasaan khawatir, takut, dan tidak nyaman yang berlebihan dan terus-menerus. Faktanya, ini adalah respons normal terhadap stres, tetapi jika berlebihan dan mengganggu aktivitas sehari-hari, ini dapat dianggap sebagai gangguan kecemasan. Salah satu jenis gangguan kecemasan yang sering kambuh disebut <em>Generalized Anxiety Disorder<\/em> (GAD).<\/p><p>Jika kamu memiliki gangguan kecemasan, kamu mungkin bereaksi terhadap hal dan situasi tertentu dengan rasa ketakutan dan kecemasan. Mungkin kamu juga mengalami tanda-tanda kecemasan fisik, seperti jantung berdebar kencang dan berkeringat.<\/p><p>Memang hal ini normal untuk merasa cemas. Karena kamu mungkin merasa cemas atau gugup saat menghadapi masalah di tempat kerja, pergi ke wawancara, mengikuti tes, atau membuat keputusan penting. Namun, rasa takut atau cemas itu, bahkan bisa bermanfaat. Misalnya, rasa takut membantu kita mengenali situasi berbahaya dan memusatkan perhatian kita untuk menjaga diri kita tetap aman.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-de380c2 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"de380c2\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Siapa Saja yang Terkena Risiko <i>Anxiety Disorder<\/i>?<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-c9a164e elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"c9a164e\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Faktanya, gangguan kecemasan dapat mempengaruhi orang-orang dari segala usia, jenis kelamin, dan latar belakang budaya. Namun, faktor-faktor tertentu dapat meningkatkan risiko berkembangnya gangguan kecemasan. Ini termasuk:<\/p><ul><li><strong>Genetika<\/strong>: Gangguan kecemasan cenderung terjadi dalam keluarga, menunjukkan bahwa susunan genetik seseorang dapat membuat mereka lebih rentan untuk mengembangkan gangguan kecemasan.<\/li><li><strong>Trauma atau peristiwa yang membuat stres<\/strong>: Demikian pula, pengalaman traumatis, seperti pelecehan fisik atau seksual, pertempuran, atau bencana alam, dapat meningkatkan risiko gangguan kecemasan.<\/li><li><strong>Kondisi medis<\/strong>: Tentunya, orang dengan kondisi medis tertentu, seperti nyeri kronis, penyakit jantung, atau masalah tiroid, mungkin berisiko lebih tinggi mengalami gangguan kecemasan.<\/li><li><strong>Penggunaan obat-obatan atau alkohol<\/strong>: Sedangkan, orang yang menyalahgunakan obat-obatan atau alkohol mungkin berisiko lebih tinggi mengalami gangguan kecemasan.<\/li><li><strong>Perubahan hidup dan rasa stres<\/strong>: Setidaknya perubahan besar dalam hidup, seperti kehilangan orang yang dicintai, pekerjaan, atau hubungan, dapat meningkatkan risiko berkembangnya gangguan kecemasan. Stres kronis juga dapat berkontribusi pada perkembangan gangguan kecemasan.<\/li><li><strong>Kepribadian<\/strong>: Orang dengan ciri-ciri kepribadian tertentu, seperti perfeksionisme atau kecenderungan untuk terlalu khawatir, mungkin berisiko lebih tinggi mengalami gangguan kecemasan<\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-cf46df2 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"cf46df2\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Tipe-Tipe <i>Anxiety Disorder<\/i><\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-2e0d2c0 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"2e0d2c0\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Berikut ada beberapa jenis gangguan kecemasan, masing-masing dengan gejala dan karakteristik uniknya sendiri. Jenis gangguan kecemasan yang paling umum meliputi:<\/p><ul><li><strong><em>Generalized Anxiety Disorder<\/em> (GAD)<\/strong>: Kekhawatiran yang berlebihan dan tidak realistis tentang kejadian dan aktivitas sehari-hari. Orang dengan GAD mungkin mengalami gejala seperti gelisah, lelah, sulit berkonsentrasi, lekas marah, ketegangan otot, dan gangguan tidur.<\/li><li><strong><em>Social Anxiety Disorder<\/em> (SAD)<\/strong>: Rasa takut yang intens dan kesadaran diri dalam situasi sosial. Orang dengan SAD mungkin menghindari situasi sosial atau mengalami kecemasan parah saat berada di dalamnya.<\/li><li><strong>Serangan Panik atau <em>Panic Attack<\/em><\/strong>: Serangan panik yang tiba-tiba dan tidak terduga, yang dapat menyebabkan gejala seperti detak jantung yang cepat, nyeri dada, sesak napas, dan perasaan akan segera mati.<\/li><li><strong>Fobia<\/strong>: Rasa takut yang kuat terhadap objek atau situasi tertentu, seperti laba-laba, ketinggian, atau terbang. Orang dengan fobia spesifik biasanya akan berusaha keras untuk menghindari objek atau situasi yang mereka takuti.<\/li><li><strong>Gangguan Obsesif-Kompulsif (OCD)<\/strong>: Pikiran yang terus-menerus dan tidak diinginkan (obsesi) dan perilaku berulang atau tindakan mental (kompulsi) yang membuat seseorang merasa terdorong untuk melakukannya.<\/li><li><strong><em>Post-traumatic Stress Disorder <\/em>(PTSD)<\/strong>: Perkembangan gejala seperti kilas balik, mimpi buruk, dan perilaku menghindar setelah mengalami atau menyaksikan peristiwa traumatis.<\/li><li><strong>Gangguan Kecemasan Perpisahan<\/strong>: Ini ditandai dengan ketakutan dan kekhawatiran yang berlebihan dan tidak realistis tentang perpisahan dari orang yang dicintai atau figur keterikatan. Ini lebih sering terjadi pada anak-anak tetapi dapat terjadi pada orang dewasa juga.<\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-14ec279 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"14ec279\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Gejala <i>Anxiety Disorder<\/i><\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-b95ccc9 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"b95ccc9\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Umumnya, gangguan kecemasan dapat menyebabkan berbagai gejala, baik fisik maupun psikologis. Lebih lanjut, gejala-gejala ini dapat bervariasi tergantung pada jenis gangguan kecemasan, tetapi beberapa gejala umum meliputi:<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5b536 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"5b536\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">1. Fisik<\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-61d1c38b elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"61d1c38b\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<ul><li>Kelelahan<\/li><li>Ketegangan otot<\/li><li>Gangguan tidur<\/li><li>Detak jantung cepat atau palpitasi<\/li><li>Sesak napas atau perasaan tercekik<\/li><li>Nyeri dada atau ketidaknyamanan<\/li><li>Pusing<\/li><li>Mual atau sakit perut<\/li><li>Sensasi tersedak<\/li><li>Berkeringat<\/li><li>Panas atau dingin<\/li><li>Mati rasa atau kesemutan di tangan atau kaki<\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-960b0df elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"960b0df\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">2.\tMental<\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-c00c249 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"c00c249\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<ul><li>Gelisah atau perasaan gelisah<\/li><li>Sulit berkonsentrasi<\/li><li>Takut kehilangan kendali atau menjadi gila<\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-7d2ca7f elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"7d2ca7f\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">3.\tBehavioral<\/h3>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-0250a29 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"0250a29\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<ul><li>Sifat lekas marah<\/li><li>Ketakutan akan kematian<\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-17d0570 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"17d0570\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Pengobatan <i>Anxiety Disorder<\/i><\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-58b7fbf elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"58b7fbf\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Gangguan kecemasan biasanya didiagnosis oleh profesional kesehatan mental seperti psikiater, psikolog, atau terapis berlisensi. Mereka akan melakukan evaluasi komprehensif yang biasanya mencakup diskusi tentang gejalamu, tinjauan riwayat kesehatan dan kejiwaan, dan kemungkinan pemeriksaan status mental.<\/p><p>Selanjutnya, seorang profesional kesehatan mental dapat menggunakan beberapa alat diagnostik untuk membantu mendiagnosis gangguan kecemasan, seperti:<\/p><ul><li><strong><em>Questionnaire<\/em><\/strong>: Mereka akan menanyakan pertanyaan tentang gejalmu, riwayat kesehatan, dan informasi terkait lainnya.<\/li><li><strong>Penilaian psikologis<\/strong>: Mereka mungkin menggunakan kuesioner laporan diri atau wawancara yang menilai keberadaan dan tingkat keparahan gejala kecemasan.<\/li><li><strong>Kriteria diagnostik standar<\/strong>: Mereka mungkin menggunakan kriteria diagnostik dari Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental (DSM-5) atau Klasifikasi Penyakit Internasional (ICD-10) untuk membantu membuat diagnosis.<\/li><\/ul><p>Obat adalah salah satu pilihan pengobatan untuk gangguan kecemasan, dan dapat efektif dalam mengurangi gejala kecemasan. Setidaknya, obat yang paling sering diresepkan untuk gangguan kecemasan adalah:<\/p><ul><li><strong><em>Selective Serotonin Re-uptake Inhibitor<\/em> (SSRI)<\/strong>: Obat-obatan ini bekerja dengan meningkatkan kadar neurotransmitter serotonin di otak. SSRI seringkali merupakan pengobatan lini pertama untuk gangguan kecemasan karena efektif dan memiliki efek samping yang lebih sedikit daripada beberapa obat lain. Contoh SSRI termasuk fluoxetine (Prozac), sertraline (Zoloft), dan paroxetine (Paxil).<\/li><li><em><strong>Serotonin and Norepinefrin Re-uptake Inhibitor<\/strong><\/em> <strong>(SNRIs)<\/strong>: Obat ini bekerja dengan meningkatkan kadar neurotransmitter serotonin dan norepinefrin di otak. Contoh SNRI termasuk venlafaxine (Effexor) dan duloxetine (Cymbalta).<\/li><li><strong>Benzodiazepin<\/strong>: Obat ini bekerja dengan meningkatkan aktivitas neurotransmitter GABA di otak, yang membantu mengurangi kecemasan. Benzodiazepin bekerja cepat dan dapat membantu mengurangi gejala kecemasan dalam jangka pendek. Namun, mereka tidak direkomendasikan untuk penggunaan jangka panjang karena risiko kecanduan dan penarikan. Contoh benzodiazepin termasuk alprazolam (Xanax), diazepam (Valium), dan lorazepam (Ativan).<\/li><li><em><strong>Beta-blocker<\/strong><\/em>: Obat-obatan ini biasanya digunakan untuk mengobati kondisi jantung, tetapi juga dapat membantu mengurangi gejala fisik kecemasan, seperti detak jantung yang cepat dan tremor.<\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-35aa9c4 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"35aa9c4\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Penutup<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-1032b6a3 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"1032b6a3\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Nah itu dia penjelasan tentang <em>Anxiety Disorder<\/em> yang bisa kita rasakan, perasaan ini normal tapi jangan sampai membuat hari kamu hancur ya.<\/p><p>Bagi peserta Asuransi Reliance, dapat menggunakan Aplikasi <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/relidoc\/\"><strong>ReliDoc<\/strong><\/a> untuk konsultasi dengan dokter perihal keluhan yang dialami. Nikmati fasilitas <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/manfaat-telemedicine-sebagai-layanan-konsultasi-kesehatan\/\">telemedicine<\/a> <strong>\u201c<\/strong><a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/chatdokter\/\"><strong>Chat Dokter<\/strong><\/a><strong>\u201d<\/strong> 24\/7 secara gratis di aplikasi <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/relidoc\/\">ReliDoc<\/a>. Yuk langsung download aplikasi <a href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/relidoc\/\">ReliDoc<\/a>, kini tersedia di <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.asuransireliance.relihit2021&amp;hl=in&amp;gl=ID\">Google Play<\/a> dan juga <a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/relihit-2\/id1550705507\">App Store<\/a>.<\/p><p><strong>ReliDoc<\/strong> <em>One stop solution mobile app<\/em>, kemudahan informasi dalam genggaman.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-78d136f2 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"78d136f2\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Sumber Artikel Mengenal <i>Anxiety Disorder<\/i> yang Sering Kambuh<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5fb8ff3f elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"5fb8ff3f\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>American Psychiatric Association. Akses pada 2023. <em>What Are Anxiety Disorders?<\/em> <br \/>Anxiety and Depression Association of America. Akses pada 2023. <em>Understand the Facts.<\/em> <br \/>National Institute of Mental Health. Akses pada 2023. <em>Anxiety Disorders.<\/em><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-78a73c8b elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"78a73c8b\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Ditinjau oleh: <strong>dr. Teddy H<\/strong><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-25b7a283 elementor-invisible elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"25b7a283\" data-element_type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;_animation&quot;:&quot;fadeInUp&quot;}\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p><b>Bagikan Artikel Ini<\/b><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-51421b00 elementor-grid-mobile-3 elementor-share-buttons-mobile--align-center elementor-share-buttons--view-icon-text elementor-share-buttons--skin-gradient elementor-share-buttons--shape-square elementor-grid-0 elementor-share-buttons--color-official elementor-widget elementor-widget-share-buttons\" data-id=\"51421b00\" data-element_type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;share_url&quot;:{&quot;url&quot;:&quot;https:\\\/\\\/asuransireliance.com\\\/health\\\/artikel\\\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\\\/&quot;,&quot;is_external&quot;:&quot;&quot;,&quot;nofollow&quot;:&quot;&quot;,&quot;custom_attributes&quot;:&quot;&quot;}}\" data-widget_type=\"share-buttons.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-grid\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-grid-item\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn elementor-share-btn_whatsapp\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__icon\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<i class=\"fab fa-whatsapp\" aria-hidden=\"true\"><\/i>\t\t\t\t\t\t\t\t<span\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tclass=\"elementor-screen-only\">Share on whatsapp<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn__text\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__title\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\tWhatsApp\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-grid-item\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn elementor-share-btn_facebook\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__icon\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<i class=\"fab fa-facebook\" aria-hidden=\"true\"><\/i>\t\t\t\t\t\t\t\t<span\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tclass=\"elementor-screen-only\">Share on facebook<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn__text\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__title\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\tFacebook\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-grid-item\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn elementor-share-btn_linkedin\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__icon\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<i class=\"fab fa-linkedin\" aria-hidden=\"true\"><\/i>\t\t\t\t\t\t\t\t<span\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tclass=\"elementor-screen-only\">Share on linkedin<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-share-btn__text\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-share-btn__title\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\tLinkedIn\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4e7854b4 elementor-widget elementor-widget-spacer\" data-id=\"4e7854b4\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"spacer.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-spacer\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-spacer-inner\"><\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengenal Anxiety Disorder yang Sering Kambuh ReliDoc \u2013 Jakarta.\u00a0Kecemasan menjadi hal yang sering kita jumpai, sebelum kita ingin presentasi, interview pekerjaan, hingga hal-hal kecil seperti bertemu orang baru. Kenapa sih rasa cemas sering terjadi? Yuk simak selengkapnya mengenai anxiety disorder yang sering kambuh di bawah ini! Anxiety Disorder yang Sering Terjadi Anxiety Disorder atau gangguan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12498,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"elementor_header_footer","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\r\n<title>Mengenal Anxiety Disorder yang Sering Kambuh | ReliDoc<\/title>\r\n<meta name=\"description\" content=\"Kenapa sih rasa cemas sering terjadi? Yuk simak selengkapnya mengenai anxiety disorder yang sering kambuh di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance\" \/>\r\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\r\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/\" \/>\r\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\r\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\r\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Anxiety Disorder yang Sering Kambuh | ReliDoc\" \/>\r\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kenapa sih rasa cemas sering terjadi? Yuk simak selengkapnya mengenai anxiety disorder yang sering kambuh di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance\" \/>\r\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/\" \/>\r\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Asuransi Reliance Indonesia\" \/>\r\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/asuransireliance.official\/\" \/>\r\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-02T06:59:26+00:00\" \/>\r\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-02-06T02:44:59+00:00\" \/>\r\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Mengenal-Anxiety-Disorder-yang-Sering-Kambuh.webp\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\r\n<meta name=\"author\" content=\"webadmin\" \/>\r\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\r\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"webadmin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\r\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/\"},\"author\":{\"name\":\"webadmin\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/14a1f01566edabb6b536b8f20b187f56\"},\"headline\":\"Mengenal Anxiety Disorder yang Sering Kambuh\",\"datePublished\":\"2023-02-02T06:59:26+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-06T02:44:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/\"},\"wordCount\":1100,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Artikel Kesehatan Reliance\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/\",\"url\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/\",\"name\":\"Mengenal Anxiety Disorder yang Sering Kambuh | ReliDoc\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-02-02T06:59:26+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-06T02:44:59+00:00\",\"description\":\"Kenapa sih rasa cemas sering terjadi? Yuk simak selengkapnya mengenai anxiety disorder yang sering kambuh di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Anxiety Disorder yang Sering Kambuh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#website\",\"url\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/\",\"name\":\"Asuransi Reliance Indonesia\",\"description\":\"Your Reliable Partner\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization\",\"name\":\"Asuransi Reliance Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/logo-asuransi-reliance-indonesia.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/logo-asuransi-reliance-indonesia.svg\",\"width\":601,\"height\":222,\"caption\":\"Asuransi Reliance Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/asuransireliance.official\/\",\"http:\/\/www.instagram.com\/asuransireliance\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/pt-asuransi-reliance-indonesia-official\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/AsuransiRelianceIndonesia\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/14a1f01566edabb6b536b8f20b187f56\",\"name\":\"webadmin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddc41e4e4d1ea6018a3d25be511f2205?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddc41e4e4d1ea6018a3d25be511f2205?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"webadmin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/asuransireliance.com\/health\"]}]}<\/script>\r\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Anxiety Disorder yang Sering Kambuh | ReliDoc","description":"Kenapa sih rasa cemas sering terjadi? Yuk simak selengkapnya mengenai anxiety disorder yang sering kambuh di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal Anxiety Disorder yang Sering Kambuh | ReliDoc","og_description":"Kenapa sih rasa cemas sering terjadi? Yuk simak selengkapnya mengenai anxiety disorder yang sering kambuh di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance","og_url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/","og_site_name":"Asuransi Reliance Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/asuransireliance.official\/","article_published_time":"2023-02-02T06:59:26+00:00","article_modified_time":"2023-02-06T02:44:59+00:00","og_image":[{"width":800,"height":800,"url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Mengenal-Anxiety-Disorder-yang-Sering-Kambuh.webp","type":"image\/webp"}],"author":"webadmin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"webadmin","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/"},"author":{"name":"webadmin","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/14a1f01566edabb6b536b8f20b187f56"},"headline":"Mengenal Anxiety Disorder yang Sering Kambuh","datePublished":"2023-02-02T06:59:26+00:00","dateModified":"2023-02-06T02:44:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/"},"wordCount":1100,"publisher":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization"},"articleSection":["Artikel Kesehatan Reliance"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/","url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/","name":"Mengenal Anxiety Disorder yang Sering Kambuh | ReliDoc","isPartOf":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#website"},"datePublished":"2023-02-02T06:59:26+00:00","dateModified":"2023-02-06T02:44:59+00:00","description":"Kenapa sih rasa cemas sering terjadi? Yuk simak selengkapnya mengenai anxiety disorder yang sering kambuh di sini! ReliDoc - Asuransi Reliance","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/artikel\/mengenal-anxiety-disorder-yang-sering-kambuh\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Anxiety Disorder yang Sering Kambuh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#website","url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/","name":"Asuransi Reliance Indonesia","description":"Your Reliable Partner","publisher":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#organization","name":"Asuransi Reliance Indonesia","url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/logo-asuransi-reliance-indonesia.svg","contentUrl":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/logo-asuransi-reliance-indonesia.svg","width":601,"height":222,"caption":"Asuransi Reliance Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/asuransireliance.official\/","http:\/\/www.instagram.com\/asuransireliance","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/pt-asuransi-reliance-indonesia-official\/","https:\/\/www.youtube.com\/AsuransiRelianceIndonesia"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/14a1f01566edabb6b536b8f20b187f56","name":"webadmin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddc41e4e4d1ea6018a3d25be511f2205?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddc41e4e4d1ea6018a3d25be511f2205?s=96&d=mm&r=g","caption":"webadmin"},"sameAs":["https:\/\/asuransireliance.com\/health"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12497"}],"collection":[{"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12497"}],"version-history":[{"count":48,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12497\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12655,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12497\/revisions\/12655"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12498"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12497"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12497"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asuransireliance.com\/health\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12497"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}