ReliDoc – Jakarta. Kanker merupakan salah satu penyakit serius yang dapat menyerang siapa saja. Walaupun tidak semua kanker bisa kita cegah, berbagai penelitian menunjukkan bahwa pola hidup sehat memiliki peran besar dalam menurunkan risiko kanker. Salah satu langkah sederhana yang dapat Reli Friends lakukan adalah rutin berolahraga, termasuk berolahraga di gym. Olahraga gym tidak hanya bermanfaat untuk kebugaran dan menjaga bentuk tubuh, tetapi juga mendukung kesehatan jangka panjang, termasuk dalam upaya pencegahan kanker. Simak peran olahraga gym dalam mendukung pencegahan kanker pada artikel ini!
Menurut berbagai lembaga kesehatan dunia, melakukan aktivitas fisik secara rutin dapat membantu menurunkan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker rahim. Ternyata orang yang aktif bergerak cenderung memiliki kondisi tubuh yang lebih sehat dibandingkan mereka yang jarang berolahraga.
Setidaknya, olahraga membantu tubuh bekerja lebih optimal dalam menjaga keseimbangan sistem metabolisme, hormon, dan daya tahan tubuh—tiga hal penting yang berkaitan dengan risiko kanker.
Faktanya, berolahraga di gym memberikan banyak manfaat yang berhubungan langsung dengan pencegahan kanker. Berikut ini di antaranya:
Memang, berat badan berlebih atau obesitas diketahui dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker. Pastinya, latihan di gym, baik latihan kardio maupun latihan kekuatan, membantu membakar kalori dan menjaga berat badan tetap ideal.
Selanjutnya, aktivitas fisik dapat membantu mengontrol kadar hormon tertentu, seperti insulin dan estrogen. Kadar hormon yang tidak seimbang diketahui berhubungan dengan peningkatan risiko kanker tertentu, terutama kanker payudara dan kanker usus.
Selain itu, olahraga teratur membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Dengan daya tahan tubuh yang baik, tubuh lebih mampu melawan peradangan dan mendeteksi sel abnormal sejak dini.
Pendek kata, peradangan kronis dalam tubuh dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk kanker. Pastinya, aktivitas fisik secara rutin membantu mengurangi peradangan dan menjaga tubuh tetap sehat.
Umumnya, gym menjadi pilihan olahraga yang praktis karena menyediakan berbagai jenis latihan dalam satu tempat. Di gym, seseorang dapat mengombinasikan:
Bahkan, organisasi kesehatan merekomendasikan olahraga dengan intensitas sedang setidaknya 150 menit per minggu untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal.
Tentu saja, manfaat olahraga gym tidak didapatkan secara instan, kunci utamanya adalah konsistensi. Sebaiknya, olahraga dilakukan secara rutin dan disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing. Setidaknya, bagi pemula atau individu dengan kondisi kesehatan tertentu, disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum memulai program latihan.
Ingatlah Reli Friends, olahraga gym bukan hanya tentang kebugaran atau penampilan. Tetapi juga merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan jangka panjang. Rupanya dengan membantu mengontrol berat badan, menjaga keseimbangan hormon, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mengurangi peradangan, olahraga gym berperan penting dalam mendukung pencegahan kanker. Dikombinasikan dengan pola makan sehat dan pemeriksaan kesehatan rutin, gaya hidup aktif dapat membantu menurunkan risiko penyakit serius di masa depan.
Bagi peserta Asuransi Reliance, dapat menggunakan Aplikasi ReliCare untuk konsultasi dengan dokter perihal keluhan yang dialami. Nikmati fasilitas telemedicine “ReliDoc” 24/7 secara gratis di aplikasi ReliCare. Yuk langsung download aplikasi ReliCare, kini tersedia di Google Play dan juga App Store.
ReliCare A Happy and Healthy Lifestyle Community, platform digital untuk komunitas gaya hidup sehat dan bahagia.
World Cancer Research Fund (WCRF). Akses pada 2026. Physical Activity and Cancer Prevention
National Cancer Institute (NCI). Akses pada 2026. Physical Activity and Cancer Risk
American Cancer Society (ACS). Akses pada 2026. Physical Activity and Cancer Prevention
World Health Organization (WHO). Akses pada 2026. Guidelines on Physical Activity and Sedentary Behaviour
McTiernan A. Mechanisms linking physical activity with cancer. Akses pada 2026. Nature Reviews Cancer
Patel AV et al. Sedentary behavior and cancer risk. Akses pada 2026. Journal of the National Cancer Institute
Schmid D, Leitzmann MF. Physical activity and cancer prevention. Akses pada 2026. European Journal of Epidemiology
Ditinjau oleh: dr. Teddy H
Bagikan Artikel Ini