Dampak Negatif Tak Pakai Sunscreen saat Cuaca Panas

Dampak Negatif Tak Pakai Sunscreen saat Cuaca Panas

ReliDoc – Jakarta. Saat cuaca panas di siang hari, tentu sebaiknya kita memakai sunscreen untuk perlindungan kulit kita. Apakah dampaknya bila kita abai akan hal ini? Yuk simak dampak negatif tak pakai sunscreen saat cuaca panas di artikel di bawah ini!

Dampak Sinar Matahari

Umumnya, sinar matahari dalam jumlah kecil, terutama di pagi hari sebelum hari paling terang, bisa bermanfaat bagi Anda dalam beberapa hal. Berapa banyak yang cukup? Jawaban ini berbeda untuk setiap orang. Itu tergantung pada warna kulit, usia, riwayat kesehatan, pola makan, dan tempat tinggal Anda. Secara umum, para ilmuwan berpendapat bahwa 5 hingga 15 menit — hingga 30 menit jika Anda berkulit gelap — adalah waktu yang tepat untuk mendapatkan hasil maksimal tanpa menimbulkan masalah kesehatan.

Sinar UV matahari membantu tubuh Anda membuat nutrisi ini, yang penting untuk tulang, sel darah, dan sistem kekebalan tubuh. Ini juga membantu Anda menyerap dan menggunakan mineral tertentu, seperti kalsium dan fosfor. Meskipun kebanyakan orang mendapatkan cukup vitamin D dari makanan, anak-anak yang tidak mendapatkan vitamin D dapat terkena rakhitis, yang melembutkan dan melemahkan tulang mereka.

Dampak Negatif Tidak Pakai Sunscreen

Berikut ini beberapa dampak negatif terbesar jika tidak memakai sunscreen atau tabir surya, antara lain:

1. Kanker Kulit

Jika Anda pergi keluar rumah tanpa perlindungan, Anda meningkatkan risiko kanker kulit. Ini adalah salah satu kekhawatiran yang lebih serius dari paparan sinar matahari. Ada berbagai jenis kanker kulit yang mungkin Anda derita. Misalnya, Anda bisa terkena karsinoma sel basal, atau Anda bisa terkena melanoma. Selain itu, kanker kulit dapat menyebar ke seluruh tubuh Anda, bermetastasis ke tulang, hati, dan ginjal. Jika Anda ingin mengurangi kemungkinan terkena kanker kulit, Anda perlu memakai tabir surya yang kuat, seperti tabir surya mineral.

2. Penuaan Dini

Paparan sinar matahari berulang kali juga dapat menyebabkan penuaan dini. Secara khusus, jika Anda tidak melindungi diri saat berada di luar ruangan, Anda dapat mengembangkan garis-garis, kerutan, noda, dan bintik-bintik yang dapat membuat Anda tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Hal ini terutama berlaku pada area seperti wajah dan dada yang paling sering terkena sinar matahari. sinar matahari yang berbahaya.

Jika ingin mencegah penuaan dini, memakai tabir surya penting dilakukan. Tabir surya berspektrum luas dapat melindungi Anda dari sinar UVA dan UVB, membantu mencegah kerutan, bintik-bintik penuaan, dan banyak lagi.

3. Terbakar Matahari

Tentu saja, salah satu konsekuensi paling umum dari tidak memakai tabir surya adalah kulit terbakar. Tapi tahukah Anda bahwa dalam waktu 20 hingga 30 menit saja Anda bisa mulai terbakar? Seperti luka bakar biasa, tingkat keparahan sengatan matahari juga bervariasi. Luka bakar akibat sinar matahari yang sangat parah juga dapat menyebabkan lecet. Ingatlah bahwa sengatan matahari berulang kali dapat menimbulkan risiko kesehatan jangka panjang.

Ada beberapa tanda spesifik bahwa Anda mungkin mengalami sengatan matahari. Gejalanya termasuk kulit merah, hipersensitivitas terhadap sentuhan, dan rasa tidak nyaman yang terus-menerus. Dan, jika Anda memiliki alergi terhadap sinar matahari, efek sengatan matahari pada kulit Anda bisa lebih buruk lagi.

4. Perubahan Warna Kulit

Jika Anda tidak memakai tabir surya, Anda juga meningkatkan peluang terjadinya perubahan warna kulit. Paparan sinar matahari yang berulang-ulang dapat menyebabkan kerusakan kulit berupa bintik hitam yang kadang disebut bintik penuaan. Ini karena meningkatkan produksi melanin.

Terkadang, hal ini menyebabkan kulit menjadi kecoklatan pada area yang terpapar. Namun, di sisi lain, ada beberapa situasi di mana paparan sinar matahari terus-menerus dapat menyebabkan produksi melanin tidak merata dan kerusakan permanen, sehingga menimbulkan bintik hitam yang sulit dihilangkan.

5. Kulit Kering dan Kasar

Paparan sinar matahari yang berulang-ulang dapat menyebabkan kulit Anda mengering, dan ketika sinar UV berinteraksi dengan sel-sel kulit Anda, hal tersebut dapat memengaruhi penampilan dan pertumbuhan jaringan tubuh Anda.

Seiring waktu, kulit Anda mungkin menjadi kurang elastis, sehingga kulit Anda terlihat seperti kertas tisu atau kulit. Kulit yang kering bisa membuat Anda terlihat lebih tua.

6. Jaringan Parut

Bukan hal yang aneh jika paparan sinar matahari berulang-ulang menyebabkan bekas luka menjadi lebih buruk dengan menjadikannya lebih gelap sehingga lebih terlihat. Hal ini juga dapat memperparah masalah kulit melepuh dan mengelupas, yang dapat menimbulkan bekas luka jika tidak dirawat dengan benar.

Artinya, jika Anda telah melakukan semua perawatan kulit yang diperlukan untuk menghilangkan bekas jerawat lama, Anda justru melakukan hal yang bertentangan dengan upaya Anda sendiri. Untuk mencegah dan mengurangi jaringan parut, pastikan untuk memakai tabir surya saat Anda berada di luar ruangan.

7. Pelemahan Sistem Kekebalan Tubuh

Penelitian telah menunjukkan bahwa paparan sinar UV berulang kali dapat membahayakan sistem kekebalan tubuh Anda. Radiasi UVA dapat menekan sistem kekebalan tubuh Anda dengan menghambat presentasi antigen, meningkatkan produksi sitokin imunosupresif, dan menghasilkan sel pengatur yang melemahkan sistem kekebalan. Jika Anda tidak memiliki respons imun yang kuat, tubuh Anda mungkin rentan terhadap virus dan bakteri, sehingga meningkatkan peluang Anda terkena infeksi.

Itulah beberapa dari sekian banyak potensi dampak negatif dari paparan radiasi UV sinar matahari. Jadi kita tahu alasan penting untuk selalu memakai sunscreen atau tabir surya saat berada di bawah sinar matahari. Seperti yang Anda ketahui sekarang, banyak sekali dampak negatif dari tidak memakai sunscreen atau tabir surya yang bisa berdampak seumur hidup. Meskipun mungkin tampak sulit untuk mengikuti penggunaannya, yang diperlukan hanyalah membangun kebiasaan yang baik.

Bagi peserta Asuransi Reliance, dapat menggunakan Aplikasi ReliDoc untuk konsultasi dengan dokter perihal keluhan yang dialami. Nikmati fasilitas telemedicine Chat Dokter 24/7 secara gratis di aplikasi ReliDoc. Yuk langsung download aplikasi ReliDoc, kini tersedia di Google Play dan juga App Store.

ReliDoc One stop solution mobile app, kemudahan informasi dalam genggaman.

Sumber Artikel Dampak Negatif Tak Pakai Sunscreen saat Cuaca Panas

Medical News Today. Akses pada 2023. Sunscreen: 12 myths and fact
ColorScience. Akses pada 2023. 7 Effects of not wearing sunscreen
WebMD. Akses pada 2023. Sun Safety: Sunlight and Your Health
Healthline. Akses pada 2023. Do You Really Need Sunscreen Every Day?

Ditinjau oleh: dr. Stevent

Bagikan Artikel Ini

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on linkedin
LinkedIn