Mengenal Holiday Blues, Perasaan yang Datang saat Liburan!

Mengenal Holiday Blues, Perasaan yang Datang saat Liburan!

ReliDoc – Jakarta. Libur telah tiba? Kamu jangan sampai sedih ketika momen liburan telah datang ya ReliFriends, apabila kamu sedih maka kamu sedang terkena Holiday Blues loh. Nah penasaran kan, yuk kita mengenal Holiday Blues dengan simak artikel di bawah ini!

Apa itu Holiday Blues?

Umumnya, setiap orang pasti mengalami momen-momen tertentu dalam hidupnya yang membuatnya merasa sedih dan cemas. Tentu saja, salah satu momen tersebut adalah saat liburan tiba. Namun terkadang, meskipun kita sudah menanti-nantikan liburan selama beberapa bulan, begitu tiba saatnya kita justru merasa tidak senang dan kehilangan semangat hidup. Hal ini dikenal sebagai holiday blues atau yang sering juga disebut dengan post-holiday blues.

Holiday blues adalah perasaan sedih, kebingungan, atau cemas yang dialami setelah liburan atau saat liburan sudah selesai. Setidaknya, beberapa orang mungkin mengalami hal ini setelah pulang dari perjalanan yang menyenangkan, sementara yang lain mungkin merasakan hal yang sama setelah liburan akhir tahun, liburan musim panas, atau liburan spesial lainnya. Penyebabnya bisa beragam, seperti rasa kesepian, kelelahan, kekecewaan, atau merasa sulit untuk kembali ke rutinitas sehari-hari.

Ciri-Ciri Holiday Blues

Lebih lanjut, holiday blues atau post-holiday blues adalah perasaan sedih, kebingungan, atau cemas yang dialami setelah liburan atau saat liburan sudah selesai. Berikut adalah beberapa ciri-ciri holiday blues yang bisa kita kenali:

1. Merasa Sedih dan Tidak Bersemangat

Setelah liburan, seseorang dengan holiday blues mungkin merasa sangat sedih dan kehilangan semangat hidup. Mereka cenderung tidak bersemangat untuk melakukan hal-hal yang biasanya menyenangkan.

2. Sulit Tidur atau Tidur Terlalu Banyak

Holiday blues bisa mempengaruhi pola tidur seseorang. Beberapa orang mungkin mengalami sulit tidur atau insomnia, sementara yang lain mungkin tidur terlalu banyak sebagai cara untuk menghindari perasaan sedih.

3. Merasa Lelah dan Lesu

Demikian pula, holiday blues dapat mempengaruhi energi dan motivasi seseorang. Mereka mungkin merasa lelah dan lesu, serta kesulitan untuk berkonsentrasi dan memfokuskan perhatian.

4. Kehilangan Nafsu Makan atau Makan Terlalu Banyak

Perasaan sedih dan cemas bisa mempengaruhi nafsu makan seseorang. Beberapa orang mungkin kehilangan nafsu makan, sementara yang lain mungkin makan terlalu banyak sebagai cara untuk menghilangkan perasaan sedih.

5. Merasa Kesepian dan Terisolasi

Setelah liburan, seseorang dengan holiday blues mungkin merasa kesepian dan terisolasi. Mereka cenderung menghindari aktivitas sosial dan lebih memilih untuk sendiri.

Faktor terjadinya Holiday Blues

Holiday blues sering menyerang orang yang kehilangan anggota keluarga atau orang yang dicintai. Saat liburan, mereka tidak bisa lagi memenuhi tradisi atau kegiatan bersama orang yang mereka cintai.

Selain itu, orang yang tidak mudik atau berlibur juga bisa merasakan holiday blues karena berbagai faktor seperti:

  • Takut masalah keluarga
  • Masalah keuangan
  • Menghadapi situasi pandemi
  • Kamu tidak mendapatkan cuti kerja

Namun, meskipun holiday blues mungkin terasa sangat tidak menyenangkan, hal ini sebenarnya merupakan perasaan yang normal dan banyak dialami oleh orang lain juga.

Cara Mengatasi Holiday Blues

Berikut beberapa cara untuk mengatasi holiday blues, antara lain:

1. Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri

Hal pertama yang harus kita lakukan untuk mengatasi holiday blues adalah jangan terlalu keras pada diri sendiri. Ingatlah bahwa perasaan ini normal dan tidak ada yang salah dengan dirimu. Beri dirimu waktu dan ruang untuk memulihkan diri dan kembali ke rutinitas sehari-hari dengan santai.

2. Tetap Aktif

Saat merasa sedih, cenderung mudah untuk menghindari aktivitas dan berdiam diri di rumah. Namun, hal ini justru dapat memperburuk perasaan kita. Cobalah untuk tetap aktif, entah dengan berolahraga, berjalan-jalan, atau melakukan kegiatan yang menyenangkan.

3. Tetap Menjaga Hubungan Sosial

Ketika merasa sedih, cenderung untuk menghindari orang lain dan lebih memilih untuk sendiri. Namun, tetap menjaga hubungan sosial dapat membantu mengatasi perasaan sedih. Cobalah untuk menghabiskan waktu dengan teman atau keluarga, atau bahkan dengan orang asing.

4. Fokus pada Hal-hal yang Positif

Saat mengalami holiday blues, cenderung lebih mudah untuk fokus pada hal-hal yang buruk atau tidak menyenangkan. Cobalah untuk memperhatikan hal-hal positif dalam hidupmu, seperti teman-teman, keluarga, atau pekerjaanmu.

5. Buat Rencana ke Depan

Saat liburan sudah selesai, seringkali kita merasa bingung tentang apa yang harus kita lakukan selanjutnya. Membuat rencana ke depan dapat membantu mengatasi perasaan tidak jelas ini. Cobalah untuk membuat rencana untuk minggu atau bulan berikutnya, entah itu rencana untuk pekerjaan atau kegiatan rekreasi.

Holiday blues mungkin terasa sangat tidak menyenangkan, namun hal ini merupakan perasaan yang normal dan banyak dialami oleh orang lain. Liburan mungkin bukan waktu terbaik untuk merasakan suasana liburan yang sedih. Namun, nikmati momen liburan bersama keluarga atau orang-orang tersayang, karena hal seperti ini mungkin tidak akan terjadi lagi dalam hidup kamu.

Bagi peserta Asuransi Reliance, dapat menggunakan Aplikasi ReliDoc untuk konsultasi dengan dokter perihal keluhan yang dialami. Nikmati fasilitas telemedicine Chat Dokter 24/7 secara gratis di aplikasi ReliDoc. Yuk langsung download aplikasi ReliDoc, kini tersedia di Google Play dan juga App Store.

ReliDoc One stop solution mobile app, kemudahan informasi dalam genggaman.

Sumber Artikel Mengenal Holiday Blues, Perasaan yang Datang saat Liburan!

Psychology Today. Akses pada 2023. 10 Ways to Fight the Holiday Blues.
Psychology Today. Akses pada 2023. Overcoming the Holiday Blues.
Verywell Mind. Akses pada 2023. What Are the Holiday Blues?

Ditinjau oleh: dr. Teddy H

Bagikan Artikel Ini

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on linkedin
LinkedIn