Sering Mabuk di Perjalanan? Ini dia 8 Tips Mengatasinya

Sering Mabuk di Perjalanan Ini dia 8 Tips Mengatasinya

ReliDoc – Jakarta. Ingin perjalanan jauh tapi takut sama yang namanya mabuk perjalanan? Nah ini dia 8 cara mengatasi sering mabuk di perjalanan. Yuk simak di bawah ini.

Sering Mabuk di Perjalanan? Kenapa ya?

Beberapa orang mengalami mual dan pusing atau sakit kepala saat di perjalanan, tentunya kondisi ini cukup alami dan sering terjadi.

Mabuk perjalanan adalah ketidakmampuan otak untuk memahami sinyal gerakan yang dikirim oleh mata, telinga, dan tubuh saat bepergian. Kondisi ini menyebabkan pasien mengalami pusing atau sakit kepala dan mual pada kendaraan yang bergerak. Kebanyakan orang mengalami mabuk saat perjalanan, terutama saat mengemudi.

Bertindak cepat dengan mengubah posisi atau mengalihkan perhatian saat pertama kali menyadari kalau kamu terkena sakit kepala dan mual saat perjalanan. Hal ini dapat membantu meringankan gejala sebelum menjadi parah.

Tips dan Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan

Beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi mabuk di perjalanan merupakan:

1. Menghadap ke Arah yang Kamu Tuju

Sebaiknya muka Anda menghadap ke arah perjalanan Anda. Hal ini dapat membantu memutuskan hubungan antara indera visual dan telinga bagian dalam. Di kapal, cobalah bergerak dari bagian belakang ke bagian depan kapal. Beberapa orang melaporkan duduk di kursi depan mengurangi gejala. Di dalam mobil, pertimbangkan untuk menukar kursi belakang dengan seseorang di depan.

2. Dapatkan Udara Segar (Kipas Angin atau Udara Luar)

Buka jendela atau cari udara segar jika kamu mabuk saat  perjalanan. Jika cuaca atau moda perjalanan tidak memungkinkan, pertimbangkan untuk menggunakan kipas angin untuk meniupkan udara ke wajah kamu.

Hati-hati juga dengan asap rokok, ini karena asap rokok juga dapat memperburuk penyakit mabuk perjalanan kamu.

3. Gunakan Aromaterapi atau Minyak Angin

Mengatasi pusing atau sakit kepala dan mual saat di perjalanan juga dapat dilakukan dengan menghirup aroma minyak angin atau aromaterapi, yang dapat membantu mengurangi rasa mual. Sangat nyaman ketika kamu tiba-tiba merasa mual atau kedinginan karena AC.

Aroma tertentu seperti jahe murni dan minyak esensial lavender juga dapat membantu. Minyak esensial peppermint telah digunakan untuk meredakan mual pada pasien rawat inap. Kamu juga dapat membeli diffuser portable untuk bepergian, yang berarti hanya perlu menggunakan beberapa tetes minyak per sesi. Mencium aroma sebotol essential oil atau memakai kalung essential oil akan membuat Anda lebih nyaman beraktivitas.

4. Letakkan Gadget atau Buku Kamu

Jangan bermain dengan gadget atau membaca buku saat bepergian. Hal ini dikarenakan aktivitas tersebut dapat menyebabkan mata, telinga, dan otak menjadi tidak teratur dalam mencerna informasi sehingga menyebabkan mual dan sakit kepala.

Jika kamu terlalu berfokus pada sesuatu dari dekat, maka dapat memperburuk gejala kamu. Pertimbangkan untuk beralih ke audio book, musik, atau bahkan tidur siang untuk menghabiskan waktu.

5. Minum Air

Minum air dingin atau minuman berkarbonasi, seperti jahe, juga dapat mengurangi rasa mual. Skip dulu minuman berkafein, seperti kopi dan soda tertentu, yang dapat menyebabkan dehidrasi dan memperburuk mual. Pilihan bagus lainnya termasuk susu dan jus apel.

6. Makan sebelum Kamu Berangkat

Mabuk perjalanan berasal dari rasa lapar. Perut kosong dapat meningkatkan asam lambung dan menyebabkan mual. Jika Anda pernah memiliki masalah perut, masalah mabuk perjalanan ini bisa menjadi lebih buruk. Oleh karena itu dianjurkan untuk makan 1 sampai 1,5 jam sebelum bepergian.

Hindari makanan pedas, makanan berminyak, dan minuman berkarbonasi yang dapat memperburuk mual dan pusing atau sakit kepala selama perjalanan. Lalu, makan berlebihan juga dapat menyebabkan mabuk perjalanan, jadi hindari makan berlebihan.

7. Mengobrol dapat Membantu

Alihkan perhatian kamu dengan menyalakan radio atau memulai percakapan. Para peneliti telah menemukan bahwa mendengarkan musik membantu mengatasi mual dan gejala fisiologis lainnya yang terkait dengan mabuk perjalanan.

8. Gunakan Obat Anti Mabuk

Cara lain untuk mengatasi mabuk perjalanan adalah dengan minum obat anti mabuk. Biasanya obat tersebut bisa menyebabkan kantuk. Hal ini memungkinkan mata dan telinga untuk “beristirahat”. Dengan cara ini kamu bisa menghindari mual saat bepergian.

Antihistamin, seperti dimenhydrinate, adalah obat anti mabuk yang dapat dibeli tanpa resep dokter. Ada juga obat anti mabuk yang memerlukan resep dokter, seperti:

  • Domperidone
  • Metoclopramide
  • Ondansetron

Oleh karena itu, obat ini tidak boleh dikonsumsi oleh siapa saja yang mengendarai kendaraan seperti mobil atau motor.

Nah, itu dia cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi sering mabuk di perjalanan, apalagi kalau kamu sedang dalam perjalanan long weekend. Tapi, kalau kamu masih merasa tidak enak, bahkan setelah minum obat anti mual. Maka, kamu perlu menghubungi dan konsultasi ke dokter tentang masalah kamu.

Bagi peserta Asuransi Reliance. Kamu dapat menggunakan Aplikasi ReliDoc untuk konsultasi dengan dokter perihal keluhanmu. Nikmati fasilitas telemedicine Chat Dokter 24/7 secara gratis di aplikasi ReliDoc. Yuk langsung download aplikasi ReliDoc, kini tersedia di Google Play dan juga App Store.

ReliDoc One stop solution mobile app, kemudahan informasi dalam genggaman.

Sumber Artikel Sering Mabuk di Perjalanan? Ini dia 8 Tips Mengatasinya

Cleveland Clinic. Akses pada 2022. Motion Sickness
Healthline. Akses pada 2022. Motion Sickness.
Healthline. Akses pada 2022. 21 Motion Sickness Remedies to Ease Nausea, Vomiting, and More
NHS. Akses pada 2022. Motion Sickness
WebMD. Akses pada 2022. Why Do I Get Motion Sickness?

Ditinjau oleh: dr. Teddy Harliyanto

Bagikan Artikel Ini

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on linkedin
LinkedIn