Waspada Bahaya Angin Duduk

Waspada Bahaya Angin Duduk

ReliDoc – Jakarta. Pernahkah kamu mendengar penyakit angin duduk? Rasa nyeri pada dada bisa saja itu gejala dari angin duduk. Berbahayakah penyakit ini? Yuk, kenali lebih lagi mengenai bahaya angin duduk di sini!

Pengertian dan Penyebab

Tentunya angin duduk bukanlah hal yang baru untuk kita dengar. Tapi tahukah kamu apa itu angin duduk? Angin duduk atau angina pectoris merupakan kondisi yang membuat penderitanya merasakan sesak dan nyeri dada yang diakibatkan adanya gangguan aliran darah ke jaringan otot. Bahkan, keluhan dada terasa nyeri akan semakin terasa jika penderitanya sedang melakukan banyak aktivitas yang mana jantung memompa darah lebih cepat. Penanganan penyakit ini dapat secara medis dan pola hidup sehat, namun jika dibiarkan begitu saja penyakit ini bisa berbahaya dan menyebabkan komplikasi.

Faktanya, angin duduk terjadi ketika adanya penyempitan pada pembuluh darah jantung atau koroner, yang mana pembuluh darah jantung memiliki fungsi sebagai penyalur darah yang banyak akan oksigen ke otot, agar jantung dapat memompa darah. Namun, jika pembuluh darah jantung tidak dapat bekerja dengan baik atau terjadinya penyempitan, maka hal ini dapat menyebabkan angin duduk. Berikut beberapa faktor lain yang dapat memicu angin duduk, seperti:

  • Hipertensi
  • Stress
  • Obesitas
  • Kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol
  • Kurang berolahraga
  • Turunan dari keluarga
  • Diabetes

Jenis Angin Duduk

Berikut beberapa jenis angin duduk berdasarkan dari penyebabnya:

1. Angin Duduk Stabil

Jenis ini terpicu oleh aktivitas fisik seperti olahraga. Saat olahraga jantung membutuhkan banyak pasokan oksigen melalui aliran darah, jika terjadi penyempitan, jantung tidak dapat memompa darah dengan maksimal, hal ini akan membuat angin duduk stabil dapat menyerang penderitanya. Selain itu, serangan juga dapat diakibatkan karena stres, merokok, dan lain sebagainya.

2. Angin Duduk Tidak Stabil

Hal ini timbul karena adanya timbunan lemak atau darah membeku yang menghalangi aliran darah menuju jantung. Walaupun sudah kita atasi dengan minum obat, tetapi nyeri pada dada akan terus ada dan jika tidak mendapatkan penanganan yang baik dan tepat akan menyebabkan penyakit jantung.

3. Angin Duduk Varian

Pada jenis ini terdapat penyempitan arteri jantung sementara akibat spasme atau kekakuan pembuluh darah. Bahkan, angin duduk jenis ini dapat terjadi kapan saja. Gejala dari jenis ini dapat kita redakan dengan mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh dokter.

Gejala Angin Duduk

Sementara itu, penderita angin duduk umumnya merasakan gejala seperti:

  • Nyeri dada
  • Mual
  • Pusing
  • Sesak nafas
  • Dada terasa terhimpit atau tertimpa sesuatu
  • Bahkan pingsan.

Cara Mencegah dan Mengobati Angin Duduk

Berikut untuk pencegahan angin duduk, dengan melakukan hal:

  1. Rutin berolahraga, ketahui waktu-waktu yang tepat untuk berolahraga
  2. Menghindari makanan yang dapat memicu masalah jantung
  3. Mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat
  4. Menjaga berat badan ideal
  5. Menghindari atau mengurangi konsumsi rokok dan minuman beralkohol.

Berikut cara mengobatinya jika sudah terkena angin duduk adalah:

1. Melakukan Perubahan Gaya Hidup

Tentu saja, pola hidup yang sehat dan benar sangat berperan penting dalam hal kesehatan, apalagi untuk penderita angin duduk. Masalah angin duduk ini erat hubungan dengan jantung, maka jika kita menjaga pola hidup, istirahat dengan cukup dan baik, makan dengan nutrisi dan vitamin yang baik serta rutin berolahraga, maka hal ini akan mengobati secara perlahan penyakit angin duduk ini, bahkan penyakit lainnya.

2. Tindakan Medis

Penggunaan obat-obatan seperti nitrat, aspirin, clopidogrel (Plavix), prasugrel (Effient) dan ticagrelor (Brilinta), Beta blocker. Obat-obatan ini merupakan obat yang mengatasi masalah jantung dan darah.

3. Terapi Alternatif

Hal ini bisa menjadi alternatif bagi kamu yang tidak suka atau tidak ingin mengkonsumsi obat-obatan. Terapi ini bertujuan untuk mengurangi gejala atau rasa nyeri yang menyerang penderita angin duduk.

4. Operasi

Pendek kata, operasi adalah tindakan terakhir yang akan penderita angin duduk jalani, jika dengan ketiga cara di atas masih tidak ada perubahan.

Itu dia penjelasan mengenai angin duduk. Hal yang terpenting, penyakit ini dapat kita atasi jika masih dalam tahapan wajar dan belum terjadi komplikasi yang lebih berat. Lebih daripada itu, jika kamu merasa gejala seperti di atas, ada baiknya jika kamu melakukan pemeriksaan ke rumah sakit atau konsultasikan dengan dokter, agar kamu tahu harus bagaimana.

Bagi peserta Asuransi Reliance, dapat menggunakan Aplikasi ReliDoc untuk konsultasi dengan dokter perihal keluhan yang dialami. Nikmati fasilitas telemedicine Chat Dokter 24/7 secara gratis di aplikasi ReliDoc. Yuk langsung download aplikasi ReliDoc, kini tersedia di Google Play dan juga App Store.

ReliDoc One stop solution mobile app, kemudahan informasi dalam genggaman.

Sumber Artikel Waspada Bahaya Angin Duduk

Mayo Clinic. Akses pada 2023. Angina.
KlikDokter. Akses pada 2023. Angin Duduk
National Health Service UK. Akses pada 2023. Health A to Z Angina.

Ditinjau oleh: dr. Stevent

Bagikan Artikel Ini

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on linkedin
LinkedIn