Waspada Infeksi Mycoplasma Pneumonia pada Anak

Waspada Mycoplasma Pneumonia pada Anak

ReliDoc – Jakarta. Diduga pemicu terjadinya lonjakan kasus pneumonia di Tiongkok pada anak-anak adalah mycoplasma pneumonia. Bahkan telah menyebar sampai ke negara di Eropa. Sehingga kini menjadi masalah yang serius bagi dunia. Mari kita waspada infeksi mycoplasma pneumonia pada anak! Kenali gejala dan pencegahannya pada artikel ini!

Apa itu Infeksi Mycoplasma Pneumonia?

Mycoplasma pneumoniae adalah sejenis bakteri. Penyakit ini sering kali menyebabkan penyakit ringan pada anak-anak yang lebih besar dan orang dewasa muda, namun juga dapat menyebabkan pneumonia, suatu infeksi paru-paru. Bakteri ini biasanya menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas berupa batuk dan sakit tenggorokan.

Kebanyakan penyakit yang disebabkan oleh Mycoplasma pneumoniae (M. pneumoniae) bersifat ringan. Oleh karena itu, dokter terkadang menyebutnya sebagai “pneumonia berjalan”. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC di Amerika, bakteri tersebut bertanggung jawab atas “flu dada” atau trakeobronkitis yang umum terjadi pada anak-anak.

Faktor Risiko Mycoplasma Pneumonia

Mycoplasma pneumoniae adalah penyebab umum infeksi saluran pernafasan pada orang muda. Infeksi penyakit ini kemungkinan besar menyerang orang dewasa muda dan anak-anak yang lebih tua. Kelompok risiko tinggi lainnya termasuk orang lanjut usia dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Wabah dapat terjadi di tempat-tempat dimana banyak orang berkumpul, seperti sekolah dan panti jompo. Walapun menyebar lebih lambat dibandingkan penyakit pernapasan lainnya, namun penyakit ini dapat menyerang orang-orang dalam satu rumah tangga. Infeksi menyebar ketika tetesan yang mengandung bakteri menyebar di udara saat seseorang batuk atau bersin.

Hal ini hanya dapat terjadi jika orang melakukan kontak dekat, karena bakteri ini mudah mengering. Ia hanya dapat bertahan hidup di tetesan air. Namun, begitu bakteri masuk ke saluran pernapasan bagian atas, bakteri tersebut sulit dikeluarkan dari tubuh.

Adaptasi khusus memungkinkan mereka menempel pada sel. Inilah cara mereka menyebabkan kerusakan dan memicu perlawanan terhadap sistem kekebalan tubuh, sehingga menimbulkan gejala penyakit.

Gejala Mycoplasma Pneumonia

Sebagian besar kasus infeksi mycoplasma pneumonia berlangsung dalam bentuk ringan selama beberapa minggu. Gejalanya biasanya memakan waktu antara 1 dan 4 minggu untuk muncul. Gejala khasnya adalah gejala pilek di dada:

  • sakit tenggorokan
  • merasa lelah
  • demam
  • batuk yang lambat laun semakin parah
  • sakit kepala

Gejala infeksi penyakit ini mirip dengan gejala infeksi saluran pernafasan lainnya. Ciri utamanya adalah batuk yang berkepanjangan. Ketika infeksi terjadi lebih dalam di paru-paru, gejala yang lebih parah dapat terjadi. Ini dapat mencakup:

  • sulit bernafas
  • pernapasan cepat dan dangkal
  • mengi
  • nyeri dada yang terasa lebih buruk saat seseorang bernapas atau batuk
  • peningkatan detak jantung
  • berkeringat dan menggigil
  • hilangnya nafsu makan
  • malaise, atau perasaan tidak enak badan secara umum

Waspada bagi seseorang dengan asma, karena mungkin mendapati bahwa infeksi mycoplasma pneumoniae memperburuk gejalanya.

Pencegahan

Seperti halnya infeksi saluran pernapasan atas lainnya, batuk dapat menyebarkan bakteri tersebut ke orang lain. Oleh karena itu, masyarakat harus menghindari kontak dekat dengan orang lain jika terkena infeksi atau merasa tidak enak badan dan batuk.

Vaksinasi influenza, H. influenzae, varicella, dan pneumokokus dapat membantu melindungi orang-orang yang berisiko terkena pneumonia komunitas. Kelompok berikut harus menerima vaksin pneumokokus:

  • mereka yang rentan terhadap infeksi jenis ini
  • orang dengan kondisi jantung atau paru-paru yang sudah ada
  • orang dengan gangguan imunitas
  • mereka yang merokok

Untuk jenis vaksinasi tergantung pada kelompok umur. Tentunya, dokter dapat memberi nasihat tentang hal ini.

Penutup

Mycoplasma pneumoniae menyebabkan infeksi saluran pernafasan yang relatif umum dan cukup ringan. Orang tersebut biasanya kembali sehat penuh tanpa pengobatan. Namun, seseorang dengan tanda infeksi apa pun harus mencari nasihat medis, karena terkadang komplikasi dapat timbul.

Bagi peserta Asuransi Reliance, dapat menggunakan Aplikasi ReliCare untuk konsultasi dengan dokter perihal keluhan yang dialami. Nikmati fasilitas telemedicine ReliDoc 24/7 secara gratis di aplikasi ReliCare. Yuk langsung download aplikasi ReliCare, kini tersedia di Google Play dan juga App Store.

ReliCare One stop solution mobile app, kemudahan informasi dalam genggaman.

Sumber Artikel Waspada Infeksi Mycoplasma Pneumonia pada Anak

Medical News Today. Akses pada 2023. Mycoplasma pneumoniae infection
Healthline. Akses pada 2023. Mycoplasma Pneumonia: Causes, Symptoms, and Diagnosis
The Economic Times. Akses pada 2023. Mycoplasma pneumoniae: All about the pathogen that is causing a major outbreak of pneumonia in children across China

Ditinjau oleh: dr. Teddy H

Bagikan Artikel Ini

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on linkedin
LinkedIn