Cara Menjaga Gula Darah

Cara Menjaga Gula Darah

ReliDoc – Jakarta. Kadar gula darah dalam tubuh terpengaruh oleh asupan nutrisi yang kita konsumsi dan tentunya kadar gula darah dalam tubuh setiap orang berbeda-beda. Pastinya kadar gula darah yang tidak normal dapat menyebabkan masalah kesehatan. Yuk baca cara menjaga gula darah selengkapnya di sini!

Kenali Kadar Gula Darah

Kadar gula darah merupakan takaran atau jumlah zat gula (glukosa) yang ada dalam darah. Kadar gula darah pada setiap orang tentunya berbeda-beda. Hal ini karena pengaruh dari asupan nutrisi melalui makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap harinya. Maka, kita harus menjaga kadar gula darah agar tetap normal, tidak  berlebih ataupun kurang, jika berlebih ataupun kurang. Karena akan menimbulkan hal buruk bagi kesehatan tubuh.

Secara umum kadar gula darah pada setiap orang itu berbeda. Berikut kadar gula darah puasa sesuai usia :

  1. Usia < 6 tahun, kadar gula darah normal 100 – 200 mg/dl
  2. Usia 6 – 12 tahun, kadar gula darah normal 70 – 150 mg/dl
  3. Usia > 12, kadar gula darah normal < 100 mg/dl

Risiko Gula Darah Tidak Normal

Berikut beberapa risiko yang akan terjadi jika kadar gula darah dalam tubuh tidak normal:

1. Kadar Gula Darah Tinggi (Hiperglikemia)

Hiperglikemia dapat terjadi jika tubuh tidak memiliki insulin yang cukup, hormon yang pankreas hasilkan. Tugas insulin adalah memindahkan gula dari darah ke dalam sel seluruh tubuh sehingga bisa mengubahnya menjadi energi. Kondisi ini sering penderita diabetes alami yang tidak dapat menahan diri dalam mengonsumsi makanan dan minuman yang sudah menjadi pantangannya. Ciri-ciri gula darah tinggi seperti, nafsu makan meningkat, berat badan menurun, sering buang air kecil, sering merasa haus, merasa gelisah, cepat lelah, gampang kesemutan, pusing, penglihatan terganggu, kulit memerah dan kering, suhu tubuh naik bahkan dapat menyebabkan kehilang kesadaran. Kelebihan kadar gula darah juga dapat menyebabkan beberapa penyakit yang lainnya seperti :

  • Kerusakan saraf permanen pada tangan dan kaki (neuropati perifer).
  • Masalah mata dan penglihatan yang terus-menerus (diabetic retinopathy).
  • Gangguan keseimbangan asam basa yang mengancam nyawa seperti ketoasidosis

2. Kadar Gula Darah Rendah (Hipoglikemia)

Hal ini umum terjadi bagi penderita diabetes, dapat terjadi ketika produksi insulin dalam tubuh berlebih. Namun orang yang tidak mengalami penyakit gula tersebut juga dapat mengalami kondisi ini. Kurangnya gula darah dapat timbul oleh beberapa faktor berikut :

  • Kurang asupan makanan yang cukup
  • Kekurangan hormon tertentu
  • Mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebih
  • Menderita penyakit tertentu seperti hepatitis, insulinoma, dan lain sebagainya
  • Mengonsumsi obat-obatan
  • Tanpa sengaja mengkonsumsi obat antidiabetes.

Gejala yang penderita rasakan dapat berupa kejang, sulit konsentrasi, asal bicara atau melantur, tidak kuat berjalan dan berdiri dan otot berkedut. Jika terus mengabaikan kondisi ini, maka akan semakin parah dan menyebabkan stroke, koma bahkan kematian.

Risiko yang dapat terjadi adalah:

  • Penyakit mata.
  • Kerusakan saraf.
  • Ginjal
  • Penurunan fungsi kognitif.
  • Serangan jantung.
  • Pendarahan otak.

Cara Menjaga Gula Darah

Sangat penting untuk menjaga kadar gula darah agar tetap normal. Berikut cara yang dapat kita lakukan untuk menjaganya:

1. Menjaga Pola Makan dan Gizi Makanan

Seperti penjelasan sebelumnya kadar gula darah erat hubungannya dengan asupan nutrisi yang masuk dalam tubuh. Berikut makanan yang baik untuk menjaga kadar gula darah, seperti:

  • Sayur-sayuran seperti wortel, tauge, jagung muda, ketimun, labu, kubis, bayam dan
  • Lemak sehat, seperti yang terkandung dalam alpukat, minyak canola, biji–bijian, minyak zaitun dan kacang-kacangan.
  • Makanan tinggi protein seperti ikan, ayam, tahu dan lainnya.
  • Gandum utuh dan kakao.

Asupan serat yang sesuai anjuran adalah 25 – 32 gram untuk wanita dan 30 – 35 gram untuk pria. Selain itu, anjuran untuk membatasi gula tidak lebih dari 24 gram atau sekitar 6 sendok teh per harinya.

2. Berolahraga

Olahraga dapat membantu sel otot mengambil lebih banyak glukosa dan mengubahnya menjadi energi, yang dapat menurunkan gula darah. Berolahraga secara rutin juga memungkinkan sel-sel tubuh merespons hormon insulin dengan lebih baik dan dapat mencegah resistensi insulin.

3. Mengontrol Stres

Kesehatan psikologi yang tidak baik ternyata dapat mempengaruhi kadar gula darah. Hal ini terjadi karena hormon kortisol yang dihasilkan tubuh saat stres dapat mempengaruhi kinerja insulin.  Dengan itu penting untuk kita dapat mengontrol setiap tekanan stres yang kita rasakan.

4. Menjaga Pola Tidur

Untuk mengurangi stres, dapat kita lakukan dengan tidur yang cukup, setidaknya 7 – 9 jam per harinya. Tidur yang cukup bukan hanya berguna untuk mengontrol stres, namun juga dapat menimbulkan efek baik untuk tubuh dan sistem kerja tubuh.

Baca juga Manfaat Tidur untuk Kesehatan

5. Rutin Mengecek Gula Darah

Cara ini dilakukan agar dapat mengetahui bagaimana tubuh bereaksi terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsi dan cara ini juga efektif untuk mengetahui kadar gula darah sedang normal atau tidak sehingga tahu harus melakukan apa dengan tepat.

6. Kurangi Konsumsi Alkohol dan Berhenti Merokok

Merokok dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi, termasuk penyakit kardiovaskular dan pada saat yang sama mengkonsumsi alkohol yang berlebihan dapat mempengaruhi gula darah. Jadi, berhentilah merokok dan mengurangi konsumsi alkohol.

7. Mengonsumsi Suplemen atau Obat

Untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuh kamu dapat mengkonsumsi obat atau suplemen sebagai berikut :

Beberapa contoh obat hipoglikemik yang dapat penderita gunakan adalah golongan biguanid (metformin), sulfonilurea (glimepiride), linagliptin dan insulin atau kombinasi dari obat tersebut. Beberapa vitamin yang dapat membantu dalam regulasi gula darah:

  • Vitamin D, membantu mengontrol gula darah pada penderita diabetes.
  • Vitamin C, ini berperan dalam mengatur gula darah dan kolesterol pada penderita penyakit ini.
  • Vitamin E, bertindak sebagai antioksidan dan dapat mencegah penyakit jantung, gagal ginjal dan masalah penglihatan. Penyakit ini merupakan komplikasi yang rentan bagi penderita.
  • Magnesium, penderita penyakit gula darah berisiko kekurangan magnesium dalam tubuhnya. Ini mungkin karena efek samping dari obat diabetes.

Menjaga pola makan dan hidup yang sehat, sangat besar perannya dalam menjaga kesehatan tubuh khususnya dalam hal menjaga kadar gula darah dalam tubuh. Penting untuk kita menjaga kadar gula darah dalam tubuh agar terhindar dari risiko kesehatan yang buruk.

Bagi peserta Asuransi Reliance, dapat menggunakan Aplikasi ReliDoc untuk konsultasi dengan dokter perihal keluhan yang dialami. Nikmati fasilitas telemedicine Chat Dokter 24/7 secara gratis di aplikasi ReliDoc. Yuk langsung download aplikasi ReliDoc, kini tersedia di Google Play dan juga App Store.

ReliDoc One stop solution mobile app, kemudahan informasi dalam genggaman.

Sumber Artikel Cara Menjaga Gula Darah

Single Care. Akses pada 2023. What are normal blood glucose levels?
Mayo Clinic. Akses pada 2023. Diabetes Management: How Lifestyle, Daily Routine Affect Blood Sugar.
Mayo Clinic. Akses pada 2023. Diseases & Conditions. Diabetes.
Centers for Disease Control and Prevention. Akses pada 2023. Manage Blood Sugar.

Ditinjau oleh: dr. Stevent

Bagikan Artikel Ini

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on linkedin
LinkedIn