Seharian Pakai Mouse atau Keyboard? Waspada Carpal Tunnel Syndrome

Seharian Menggunakan Mouse atau Keyboard Waspada Carpal Tunnel Syndrome

ReliDoc – Jakarta. Penggunaan mouse hingga keyboard yang intensif seharian saat bekerja dapat membuat banyak kendala, terutama pada tangan kamu loh. Kamu perlu menjaga tangan kamu dari sindrom ini, yuk simak selengkapnya waspada Carpal Tunnel Syndrome di bawah ini!

Carpal Tunnel Syndrome dan Tangan Kamu!

Pada umumnya, Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah kondisi yang dapat menimbulkan nyeri dan kekakuan pada tangan dan pergelangan tangan. Intinya, ini adalah salah satu kondisi medis yang paling umum dan sering dialami oleh orang yang melakukan pekerjaan manual seperti mengetik, memegang alat, atau bekerja dengan tangan mereka untuk waktu yang lama.

Mengapa Carpal Tunnel Syndrome bisa Terjadi?

Setidaknya CTS terjadi ketika saraf median di pergelangan tangan tertekan atau terganggu. Selanjutnya, saraf ini membawa impuls dari otak ke tangan dan jari, dan ketika tertekan, dapat menimbulkan gejala seperti nyeri, kekakuan, dan parestesia (rasa tidak nyaman atau mati rasa).

Berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan tekanan pada saraf medianus dan mengakibatkan Carpal Tunnel Syndrome meliputi:

1. Pekerjaan yang Memerlukan Gerakan Tangan yang Berulang-ulang

Faktanya, pekerjaan seperti mengetik, memotong daging, dan memegang objek yang berat dalam posisi yang membentuk pergelangan tangan dalam waktu yang lama dapat menyebabkan Carpal Tunnel Syndrome.

2. Kondisi Medis

Beberapa kondisi medis seperti arthritis, gout, obesitas, dan diabetes dapat menyebabkan tekanan pada saraf medianus dan mengakibatkan Carpal Tunnel Syndrome.

3. Kehamilan

Peningkatan berat badan dan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan tekanan pada saraf medianus.

4. Anatomi di Tangan

Beberapa orang memiliki anatomi tangan yang membuat mereka lebih rentan terhadap Carpal Tunnel Syndrome.

5. Usia

Orang yang lebih tua lebih mungkin menderita Carpal Tunnel Syndrome.

6. Jenis Kelamin

Wanita lebih mungkin menderita Carpal Tunnel Syndrome daripada pria.

7. Faktor Genetik

Beberapa orang memiliki predisposisi genetik untuk mempunyai Carpal Tunnel Syndrome dari faktor genetiknya.

Gejala Carpal Tunnel Syndrome

Dalam kenyataannya, selain kesemutan, mati rasa atau kesemutan dan nyeri di berbagai bagian tangan, gejala CTS (Carpal Tunnel Syndrome) lainnya termasuk kelemahan ibu jari dan nyeri di tangan atau lengan.

Berikut beberapa gejala Carpal Tunnel Syndrome meliputi:

  • Nyeri dan kebas di pergelangan tangan.
  • Kesulitan memegangkan atau membuka tangan.
  • Kehilangan kekuatan di tangan.
  • Nyeri yang menyebar ke lengan atas.
  • Sensasi tidak nyaman seperti kesemutan, gatal-gatal, atau mati rasa.
  • Kesulitan melakukan pekerjaan sehari-hari seperti memegang barang, membuka tutup botol, atau memegang pisau.

Cara Diagnosis Carpal Tunnel Syndrome

Sampai saat ini, cara yang paling umum untuk mendiagnosis Carpal Tunnel Syndrome adalah melalui pemeriksaan fisik dan anamnesis oleh dokter. Berikut beberapa tes yang dapat dilakukan untuk memastikan diagnosis Carpal Tunnel Syndrome antara lain:

  1. Tes Tinel: Dokter akan memukul saraf medianus di pergelangan tangan dan meminta untuk melaporkan apakah Anda merasakan getaran atau sensasi kesemutan.
  2. Phalen Test: Dokter akan meminta kamu untuk memegang tangan kamu dalam posisi fleksi (membungkuk) selama beberapa menit dan memintamu untuk melaporkan apakah merasakan sensasi kesemutan atau mati rasa.
  3. Durkan Test: Dokter akan memeriksa ketebalan tendon di pergelangan tangan dan meminta Anda untuk membuka dan menutup tangan.
  4. Tes elektromiografi (EMG): Tes ini mengukur aktivitas listrik otot dan menentukan apakah ada gangguan fungsi saraf.
  5. Tes resonansi magnetik (MRI): Tes ini menggunakan magnet dan gelombang radio untuk membuat gambar dalam dari pergelangan tangan dan menentukan apakah ada tekanan pada saraf medianus.

Setelah mendiagnosis Carpal Tunnel Syndrome, dokter akan menentukan pengobatan yang tepat untukmu, tergantung pada tingkat keparahan gejala dan faktor risiko lainnya.

Cara Mencegah Carpal Tunnel Syndrome

Untuk mencegah Carpal Tunnel Syndrome, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan, di antaranya:

  • Melakukan istirahat yang cukup antara aktivitas yang memerlukan tangan
  • Menjaga postur tangan yang benar saat bekerja
  • Melakukan olahraga tangan dan lengan untuk memperkuat otot-otot dan meningkatkan fleksibilitas
  • Mengecilkan risiko obesitas dengan menerapkan pola makan sehat dan berolahraga secara teratur
  • Menghindari aktivitas yang menyebabkan tekanan pada tangan, seperti mengetik secara berlebihan atau memegang objek yang berat terlalu lama

Jika Anda sudah mengalami gejala Carpal Tunnel Syndrome, segera periksakan diri ke dokter. Dokter Anda akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin juga akan merekomendasikan tes seperti MRI atau EMG untuk menentukan diagnosis.

Cara Mengobati Carpal Tunnel Syndrome

Dari waktu ke waktu, tidak ada cara pasti untuk mencegah Carpal Tunnel Syndrome. Namun, Anda dapat mengurangi stres dan ketegangan pada tangan dan pergelangan tangan Anda sebanyak mungkin untuk mencegahnya menjadi lebih buruk.

Tentu saja, pencegahan CTS dapat dilakukan dengan meregangkan tangan dan jari. Mulailah dengan cara sederhana seperti menekan dan membuka tangan serta meluruskannya, ulangi sebanyak 5-10 kali.

Selain peregangan, kamu juga bisa mencegah CTS dengan menjaga postur tubuh. Postur tubuh yang buruk dapat menyebabkan otot leher dan bahu menegang, saraf leher tegang, dan memperburuk masalah pergelangan tangan.

Itu dia penjelasan CTS yang perlu kamu ketahui, jangan dibuat stres dan tegang ya untuk tangan kamu, banyak-banyak istirahatnya juga, dan jangan sampai sakit.

Bagi peserta Asuransi Reliance, dapat menggunakan Aplikasi ReliDoc untuk konsultasi dengan dokter perihal keluhan yang dialami. Nikmati fasilitas telemedicine Chat Dokter 24/7 secara gratis di aplikasi ReliDoc. Yuk langsung download aplikasi ReliDoc, kini tersedia di Google Play dan juga App Store.

ReliDoc One stop solution mobile app, kemudahan informasi dalam genggaman.

Sumber Artikel Seharian Pakai Mouse atau Keyboard? Waspada Carpal Tunnel Syndrome

Cleveland Clinic. Akses pada 2023. Carpal Tunnel Syndrome.
Healthline. Akses pada 2023. Carpal Tunnel Syndrome.
Mayo Clinic. Akses pada 2023. Carpal Tunnel Syndrome.
WebMD. Akses pada 2023. Carpal Tunnel Syndrome.

Ditinjau oleh: dr. Teddy H

Bagikan Artikel Ini

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on linkedin
LinkedIn